Penerapan program "BERSATU" untuk meningkatkan partisipasi orang tua dalam pembelajaran di sekolah (Studi di SMA Negeri 8 Pontianak)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jdn.v2i2.83322Keywords:
Belajar bersama, Orang tua, Partisipasi, Penerapan program, SekolahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan partisipasi orang tua dan dampaknya terhadap siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuesioner deskriptif dan studi pustaka. Kuesioner diberikan kepada 169 orang tua siswa yang berpartisipasi dalam program BERSATU, dengan latar belakang pekerjaan yang beragam. Selain itu, dan 260 siswa mengisi kuesioner yang berkaitan berhubungan dengan efektivitas program tersebut untuk peserta didik. Program "Belajar Bersama Orang Tua" (BERSATU) di SMA Negeri 8 Pontianak dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi orang tua dalam pembelajaran di sekolah, mengatasi tantangan rendahnya keterlibatan orang tua yang sering kali dihadapi dalam lingkungan pendidikan. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas orang tua mendukung program ini, dengan sebagian besar menyatakan sangat setuju atau setuju. Program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Sebagian besar orang tua menyatakan bahwa anak mereka menjadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk belajar lebih giat dan tekun setelah mengikuti program ini. Namun, terdapat tantangan dalam hal kesediaan orang tua untuk menjadi narasumber, menunjukkan bahwa diperlukan lebih banyak sosialisasi dan fleksibilitas waktu. Secara keseluruhan, program BERSATU di SMA Negeri 8 Pontianak menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan partisipasi orang tua dan memberikan dampak baik bagi siswa, baik dalam hal motivasi belajar maupun kepercayaan diri.References
Ali, M. (2017). Kebijakan Pendidikan Menengah dalam Perspektif Governance di Indonesia. In UB Press.
Anggraena, Y., Ginanto, D., Felicia, N., Andiarti, A., Herutami, I., Alhapip, L., Iswoyo, S., Hartini, Y., & Mahardika, R. L. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia.
Djollong, A. F. (2017). KEDUDUKAN GURU SEBAGAI PENDIDIK (Teacher’s Position As Education). Istiqra` : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, IV(2).
Muvid, M. B. (2022). Konsep Pemerataan Pembangunan Pendidikan Nasional Sebagai Alternatif Kemajuan Pendidikan Indonesia. Widya Balina, 7(2). https://doi.org/10.53958/wb.v7i2.153
Nopiyanti, H., & Husin, A. (2021). Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Anak pada Kelompok Bermain. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 5(1).
Nuryanta, N. (2015). Reorientasi Pendidikan Nasional dalam Menyiapkan Daya Saing Bangsa. El-Tarbawi, 8(2). https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol8.iss2.art1
Prasmasiwi, S., & Hidayat, M. T. (2022). Peran Orang Tua dalam Menumbuhkan Bakat Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4). https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3139
Rizkiyah, H. (2015). Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Sekolah Dasar (6-12 Tahun) di Dusun Kalikajang Kelurahan Gebang Sidoarjo. Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah, 5(1).
Sofiatul Maola, P., Handak, I. S. K., Septiani, I. A., & Prihantini, P. (2021). Revitalisasi Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3). https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.186
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Daniel Daniel, Zuri Astari, Dwi Agustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.