POTRET PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PENGGUNA E- WALLET BERDASARKAN INTENSITAS DAN PERBEDAAN GENDER
Abstract
Inovasi e-wallet telah mengubah sistem pembayaran menjadi cashless, namun kemudahan transaksi ini memunculkan kekhawatiran terkait peningkatan perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan memotret dan menganalisis tingkat konsumtif mahasiswa pengguna e-wallet, menguji perbedaan perilaku konsumtif berdasarkan gender, serta menguji hubungan antara intensitas penggunaan e-wallet dengan tingkat konsumtif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan komparatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura dengan sampel sebanyak 50 responden yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala nominal. Hipotesis diuji menggunakan statistik non-parametrik, yaitu Wilcoxon Signed Rank Test (deskriptif), Mann-Whitney U Test (komparatif), dan Korelasi Spearman Rank (asosiatif), dengan taraf signifikansi alpha = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat konsumtif mahasiswa secara umum berada pada kategori sedang dan terbukti tidak tergolong tinggi (Sig. 0,000). Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat konsumtif antara mahasiswa laki-laki dan perempuan (Sig. 0,117). Tidak terdapat hubungan signifikan antara intensitas penggunaan e-wallet dengan tingkat konsumtif mahasiswa (rs = 0,131; Sig. 0,365). Temuan ini menyimpulkan bahwa meskipun mahasiswa FEB aktif menggunakan e-wallet, mereka cenderung memanfaatkannya sebagai alat efisiensi pembayaran dan bukan sebagai instrumen konsumsi impulsif. Tingkat konsumtif mahasiswa lebih dipengaruhi oleh faktor internal seperti kesadaran finansial dan literasi keuangan, bukan oleh intensitas penggunaan aplikasi atau perbedaan jenis kelamin.References
Bank Indonesia (BI). (2021). Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Uang Elektronik. Jakarta: Bank Indonesia.
Dewi, N. N. S., & Kartika, E. W. (2022). Analisis Pain of Paying pada Transaksi Cashless dan Dampaknya pada Keputusan Pembelian. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Vol. 25, No. 1, hlm. 1-17.
Fahmi, F., & Hidayat, R. (2019). Literasi Keuangan sebagai Variabel Moderasi Pengaruh E-Wallet Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Ilmu Ekonomi, Vol. 8, No. 2, hlm. 123-140.
Juwita, J., & Handoko, R. (2021). Transaction Decoupling dalam Penggunaan Aplikasi Pembayaran dan Pengaruhnya terhadap Overspending. Jurnal Manajemen Bisnis, Vol. 15, No. 3, hlm. 250-265.
Lubis, Z., Siregar, M. R., & Sitorus, I. R. (2022). Perbedaan Tingkat Pembelian Impulsif antara Pengguna E-Wallet dan Pengguna Kartu Debit. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol. 12, No. 4, hlm. 301-315.
Permana, I. W., & Sari, N. L. P. (2019). Studi Eksploratif Pola Penggunaan Dompet Digital dan Gaya Hidup Hedonis Mahasiswa. Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 7, No. 2, hlm. 89-105.
Putra, A. R., & Yulianto, A. (2018). Dampak Penggunaan Fintech Terhadap Kontrol Diri dan Kesejahteraan Finansial Generasi Milenial. Jurnal Riset Manajemen, Vol. 9, No. 4, hlm. 320-335.
Santoso, D., & Rachmawati, Y. (2019). Pengaruh E-Wallet Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa di Kota Besar. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi, Vol. 5, No. 2, hlm. 45-56.
Supriyono, B. (2020). Hubungan Intensitas Promosi E-Wallet dan Perilaku Pembelian Impulsif Konsumen. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis, Vol. 5, No. 1, hlm. 12-25.
Setiadi, J. (2003). Perilaku Konsumen: Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Thaler, R. H. (2015). Misbehaving: The Making of Behavioral Economics. New York: W. W. Norton & Company. (Sumber utama Teori Mental Accounting).
Utami, R. D., & Purnomo, B. (2020). Hubungan antara Frekuensi Penggunaan Uang Elektronik dan Perilaku Pembelian Impulsif. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 21, No. 1, hlm. 55-70.
Wulandari, A., & Riyadi, S. (2021). Studi Komparatif Perilaku Konsumsi Hedonis Berdasarkan Jenis Kelamin Pengguna E-Money. Jurnal Psikologi Konsumen, Vol. 13, No. 3, hlm. 180-195.