PENGARUH TINGKAT PERPUTARAN MODAL KERJA, KAS, DAN PERSEDIAAN TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN SEKTOR OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA PERIODE 2010 "“ 2014
Abstract
STEVEN ARTAWAN JOHAN
B41112148
AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI dan BISNIS
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2016
ABSTRAK
Modal Kerja merupakan suatu hal yang dianggap penting bagi perusahaan karena modal kerja berfungsi untuk membekali usaha dari perusahaan tersebut dalam memperlancar kegiatan operasionalnya agar perusahaan tersebut memperoleh pendapatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat perputaran modal kerja, perputaran kas, dan perputaran persediaan terhadap tingkat profitabilitas (Return on Assets). Jenis Data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini menggunakan perusahaan yang bergerak disektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode 2010"“2014. Sampel pada penelitian ini berjumlah 10 dari 13 perusahaan. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah metode purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat Perputaran Modal Kerja berpengaruh tidak signifikan dan negatif terhadap Return on Asset; (2) Tingkat Perputaran Kas berpengaruh tidak signifikan dan positif terhadap Return on Assets; (3) Tingkat Perputaran Persediaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Return on Assets; dan(4) Tingkat Perputaran Modal Kerja, Perputaran Kas, dan Perputaran Persediaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets.
Kata Kunci: Perputaran Modal Kerja, Perputaran Kas, Perputaran Persediaan, dan Profitabilitas (Return on Assets)