PENGARUH BIAYA AGENSI MANAJERIAL, LIKUIDITAS, SALES GROWTH, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (STUDI PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTAT YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2020)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh biaya agensi manajerial, likuiditas, sales growth, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2020. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 44 sampel perusahaan. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis regresi logistik dengan alat uji SPSS. Hasil penelitian menunjukkan biaya agensi manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress, likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress, serta sales growth dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress.
Kata kunci: Financial Distress, Biaya Agensi Manajerial, Likuiditas, Sales Growth, Ukuran Perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Altman, E. I. (1968). Financial Ratios, Discriminant Analysis and teh Prediction of Corporate Bankruptcy. The British Journal of Finance, XXXIII (4), 589-609.
Atmaja, L. S. (2008). Teori dan Praktik Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Cv Andi Offset.
Brahmana, R. (2007). Identifying Financial Distress Condition In Indonesia Manufacturing Industry. Birmingham Business Schoool, University Birmingham United Kingdom.
Cinantya, I. G., & Merkusiwati, N. K. (2015). Pengaruh Corporate Governance, Financial Indicators, Dan ukuran Perusahaan Pada Financial Distress. E-jurnal Akuntansi Universitas Udayana 10.3, 897-915.
Cnbcindonesia.com. (2020). Badai Pailit Mulai Terjan Emiten, Ada Apa sih ?, Diakses dari https://www.cnbcindonesia.com/market/20200903112757-17-184086/badai-pailit-mulai-terjang-emiten-ada-apa-sih.
Fahmi, I. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Fahtonah, A. N. (2016). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Financial Distress. Jurnal Ilmiah Akuntansi, Vol. 1, No. 2, 133-150.
Fitri, M. A., & Dillak, V. J. (2020). Arus Kas Operasi, Leverage, Sales Growth Terhadap financial distress. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer Vol.12, No.2, 60-64.
Gamayuni, R. R. (2011). Analisis Ketepatan Model Altman sebagai Alat untuk Memprediksi Kebangkrutan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di BEI). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 16 (2), 158-176.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25 Edisi 9. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hanifah, O. E. (2013). Pengaruh Struktur Corporate Governance Dan Financial Indicators Terhadap Kondisi Finacial Distress. Diponegoro Journal Of Accounting Volume 2, Nomor 2, 1-15.
Heniwati, E., & Essen, E. (2020). Which Retail Firm Characteristics Impact On Financial Distress. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 22, No. 1, May 2020, 40-46.
Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Khalid, M., Abbas, Q., Malik, F., & Ali, S. (2020). Impact of Audit Committee Attributes on Financial Distress: Evidence From Pakistan. International Journal of Financial Engineering, Vol.7 No.1, 1-19.
Mafiroh, A., & Triyono. (2016). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Mekanisme Corporate Governance Terhada Financial Distress. Riset Akuntansi Dan keuangan Indonesia, 1(1), 46-53.
Meckling, C. J. (1976). Theory Of The Firm: Managerial Behavior, Agency Costs And Ownership Structure. Journal Of Financial Economics, 3, 305-360.
Permanasari, W. I. (2010). Pengaruh Kepemilikan Manajemen, Kepemilikan Institusional dan Corporate Social Responbility Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Akuntansi, 209-238.
Prastiwi, B. I., & Dewi, R. (2019). Pengaruh Managerial Agency Cost Terhadap Financial Distress Dengan Struktur Kepemilikan Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Informasi Perpajakan, Akuntansi dan Keuangan Publik Vol. 14 No. 1, 81-104.
Putri, N. W., & Merkusiwati, N. K. (2014). Pengaruh Mekanisme Corporate Governace, Likuiditas, Leverage, Dan Ukuran Perusahaan Pada Financial Distress. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 7.1, 93-106.
Rimawati, I., & Darsono. (2017). Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, Biaya Agensi Manajerial dan Leverage Terhadap Financial Distress. Diponegoro Journal Of Accounting Volume 6, Nomor 3, 1-12.
Setiyawan, E., & Musdholifah. (2020). Pengaruh Struktur Kepemilikan, Profitabilitas, Likuiditas, Leverage Dan Nilai tukar terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di IDX Tahun 2016-2017. Jurnal Ilmu Manajemen (JIM) Volume 8, Nomor 1, 51-66.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Uddin, S., Khan, M. Y., Javeed, A., & Pham, H. (2020). Board Structure and Likelihood of Financial Distress: An Emerging Asian Market Perspective. Journal of Assian Finance, Economics and Business. Vol.7 No.11, 241-250.
Widhiari, N. L., & Merkusiwati, N. K. (2015). Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Operating Capacity, dan Sales Growth Terhadap Financial Distress. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 11.2, 456-469.
Zhafirah, A., & Majidah. (2019). Analisis Determinan Financial Distress (Studi Empiris Pada Perusahaan Subsektor Tekstil Dan Garmen Periode 2013-2017). Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan , 7 (1), 195-202.