PENGARUH KOMPETENSI APARATUR DESA, AKUNTABILITAS PELAPORAN DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN (FRAUD) DANA DESA DENGAN MORALITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Keywords:
Akuntansi Sektor PublikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi aparatur desa, akuntabilitas pelapora dan sistem pengendalian internal terhadap upaya pencegahan kecurangan pengelolaan dana desa dengan moralitas sebagai pemoderasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling . Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari responden dengan menggunakan kuesioner. Sampel pada penelitian ini berjumlah 40 responden. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan program SPSS versi 25. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda, MRA dan uji hipotesis menggunakan uji F dan uji t.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi aparatur desa dan akuntabilitas pelaporan tidak berpengaruh signifikan atau positif terhadap upaya pencegahan penipuan pengelolaan dana desa. Dan sistem pengendalian intern berpengaruh positif terhadap upaya pencegahan penipuan pengelolaan dana desa. Sedangkan moralitas tidak mempengaruhi hubungan antara kompetensi aparatur desa dan akuntabilitas terhadap upaya pencegahan penipuan pengelolaan dana desa dan hanya memperkuat hubungan antara sistem pengendalian intervensi terhadap upaya pencegahan penipuan pengelolaan dana desa
Kata kunci: Kompetensi Aparatur Desa, Akuntabilitas Pelaporan, Sistem Pengendalian Internal, Pencegahan Fraud, dan Moralitas.
Anita Ardiyanti dan Yudi Nur Supriadi. (2018). Efektivitas Pengendalian Internal, Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia, Terhadap Implementasi Good Governance Serta Implikasinya Pada Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Di Kabupaten Tangerang. Jurnal Akuntansi Manajerial 3(1): 2502-6704.
Betri. (2018). Akuntansi Forensik dan Audit Investigasi (Edisi10). Universitas Muhammadiyah Palembang : Palembang.
Bhima Aziz Usman, Taufeni Taufik dan M. Rasuli. (2015). Pengaruh Tata Kelola Pemerintahan Dan Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Kecurangan. Jurnal Ekonomi 23(4): 18-34.
Deden Edwar Yokeu Bernardin dan Imas Solihat (2019). Internal Whistleblowing Sebagai Upaya Pencegahan Fraud dengan Moralitas Sebagai Pemoderasi. Jurnal Sain Manajemen 1(1): 2685-6972.
Wonar, K., Falah, S., & Pangayow, B. J. . (2018). Pengaruh Kompetensi Aparatur Desa, Ketaatan Pelaporan Keuangan dan Sistem Pengendalian Intern Terhadap Pencegahan Fraud Dengan Moral Sensitivity Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi, Audit & Aset, 1(2), 63"“89. http://ir.obihiro.ac.jp/dspace/handle/10322/3933
Dewi Novita Wulandari dan Muhammad Nuryatno (2018). Pengaruh Pengendalian Internal, Kesadaran Anti-Fraud, Integritas, Independensi, dan Profesionalisme Terhadap Pencegagahan Kecurangan. JRAMB 4(2): 2460-1233.
Dwi Nur Huljanah. (2019). Pengaruh Kompetensi Aparatur, Sistem Pengendalian Internal, dan Moralitas Individu terhadap Pencegahan Fraud Pengelolaan Keuangan Desa. Skripsi: Surakarta: Institut Agama Islam Negeri Surakarta.
Dwi Zarlis. (2018). Pengaruh Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Fraud Di Rumah Sakit. Jurnal Transparansi 1(2): 206-217.
Eka Aryati Arfah. (2011). Pengaruh Penerapan Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Fraud Pengadaan Barang Dan Implikasinya Pada Kinerja Keuangan. Jurnal Investasi 7(2): 137-153.
Elvin Anrianto. (2017). Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Moderasi. Skripsi: Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Ayem, S., & Kusumasari, K. F. (2020). Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terhadap Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Dana Desa dengan Akuntabilitas Sebagai Variabel Mediasi. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 10(2), 160"“169.
Bachtiar, I. H., & Ela Elliyana. (2020). Determinan Upaya Pencegahan Fraud Pemerintah Desa. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi Islam, 5(2), 61"“68.https://doi.org/10.34202/imanensi.5.2.2020.61-68
Fikri Ali, Biana Adha Inapty, & Rr. Sri Pancawati Martiningsih. (2015). Pengaruh Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, Kompetensi Aparatur dan Peran Audit Internal terhadap Kualitas Informasi Laporan Keuangan dengan Sistem Pengendalian Intern sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada SKPD-SKPD di Pemprov. NTB). Simposium Nasional Akuntansi XVIII, Medan.
Dewi, Putu Feny Kharisma, G. A. Y., & Wahyuni, M. A. (2017). Pengaruh Moralitas, Integritas, Komitmen Organisasi, dan Pengendalian Internal Kas Terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) dalam Pelaksanaan Program Subsidi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (Studi pada Desa di Kabupaten Buleleng). E-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 8(2).
Dewi, L. A. M., & Damayanthi, I. G. A. E. (2019). Pemoderasi Pengaruh Kompetensi Aparatur Desa dan Sistem Pengendalian Internal pada Pencegahan Fraud. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 26(3), 2375"“2395.
Islamiyah, F., Made, A., & Sari, A. R. (2020). Pengaruh Kompetensi Aparatur Desa, Moralitas, Sistem Pengendalian Internal, dan Whistleblowing Terhadap Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Wajak. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, 8(1), 1"“13. https://doi.org/10.21067/jrma.v8i1.4452
Paramitha, N. P. Y., & Adiputra, I. M. P. (2020). Pengaruh Whistleblowing System, Good Corporate Governance dan Efektivitas Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Kecurangan dalam Pengelolaan Dana Desa. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi), 11(2), 33"“42.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem pengendalian Intern Pemerintah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor 8 Tahun 2016. (2016). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Purnamawati, I. G. A., & Adnyani, N. K. K. S. (2019). Peran Komitmen, Kompetensi, Dan Spiritualitas Dalam Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10(2), 227"“240. https://doi.org/10.18202/jamal.2019.08.10013
Putri, L. P. S., & Sujana, I. K. (2019). Pengaruh Kompetensi SDM, Moralitas dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Keuangan Desa. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 26(3), 2155"“2182. https://doi.org/10.24843/eja.2019.v26.i03.p18
Finta Munti dan Heru Fahlevi. (2017). Determinan Kinerja Pengelolaan Keuangan Desa. Studi Pada Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireun Aceh. Jurnal Akuntansi dan Investasi 18(2): 172-182.
Hendry Santoso. (2018). Determinan Kinerja Pengelolaan Keuangan Desa. Skripsi: Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Hersi Huslina, Islahuddin, Dan Nadir Syah. (2015). Pengaruh Integritas Aparatur, Kompetensi Aparatur, Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Efektivitas Sistem Pencegahan Fraud. Jurnal Magister Akuntansi Pascasarjana Universitas Syiah Kuala 4(1): 2301-0199.
Ibnu Wardana. (2016). Akuntabilitas Dalam Pengelolaan Keuangan Desa. Skripsi: Semarang: Universitas Negeri Semarang
I Gede Beni WiraKusuma dan Putu Ery Setiawan. (2019). Pengaruh Pengendalian Internal, Kompetensi dan Locus Of Control Pada Kecenderungan Kecurangan Akuntansi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 26(2): 2302-8556.
Inayatu Rohimah dan Yane Devi Anna. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencegahan Fraud. Jurnal Riset Akuntansi dan Perbankan 13(1):67-76.
Intan Pertiwi. (2016). Persepsi Praktik Penatausahaan Dana Desa di Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Tengah. Skripsi: Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Jayanti, Luh Sri Isa Dewi dan Ketut Atlit Suardana. 2019. "Pengaruh Kompetensi SDM, Moralitas, Whistleblwing dan SPI terhadap Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Dana Drsa". E-jurnal Akuntansi 29(3): 2302-8556
Klara Wonar, Syaiful Falah dan Bill J.C Pangayow (2018).Pengaruh KompetensiAparatur Desa, Ketaatan Pelaporan Keuangan Dan Sistem Pengendalian Intern Terhadap Pencegahan Fraud Dengan Moral Sensitivity Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi, Audit & Aset 1(2): 63-89.