Analisis Penggunaan Persuasive Language dalam Corporate Social Responsibility (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Indonesia)
Keywords:
CSR, Bahasa Persuasif, Citra Perusahaan, CSR Lingkungan, CDAAbstract
Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi salah satu aspek penting yang perlu dilakukan perusahaan disamping mencari keuntungan dari sektor usaha. CSR dianggap mampu untuk membangun citra sebuah perusahaan yang bertanggung jawab. CSR dilakukan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya sebagai perusahaan yang beretika tak terkecuali dilakukan oleh perusahaan tambang. Sektor usaha pertambangan yang mengekstraksi bahan alam menjadi salah satu alasan wajib perusahaan tambang untuk melaksanakan CSR dan mengungkapkannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan fungsi persuasif dari bahasa yang digunakan dalam pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan serta peran perusahaan tambang untuk menekan dampak negatif yang timbul dari aktivitas bisnisnya dalam rangka keikutsertaan untuk melestarikan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Critical Discourse Analysis (CDA) model Fairclough. Analisis dilakukan terhadap Sustainibility Report perusahaan tambang yang dijadikan objek penelitian yakni PT Kaltim Prima Coal, PT ANTAM, dan PT Vale Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam pelaporan CSR memenuhi fungsi persuasif dengan tujuan untuk meyakinkan pembaca laporan bahwa perusahaan telah berlaku etis sesuai dengan nilai dan norma. Perusahaan tambang juga memaparkan upaya yang mereka lakukan dalam menjaga kelestarian ekosistem untuk menunjukkan bahwa mereka bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari kegiatan penambangan.
References
ANTAM. (2020). Laporan Keberlanjutan: Adaptasi Baru Menuju Pembangunan Bekerlanjutan.
Beelitz, A. & Merkl-Davies, D.M. (2012). Using discourse to restore organisational legitimacy: ‘CEO-speak’ after an incident in a German nuclear power plant. Journal of Business Ethics, 108(1), 101-120.
Fairclough, N. (2013). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Routledge.
GRI. ____. The Global Standards for Sustainability Reporting. Retrieved from https://www.globalreporting.org/standards/.
Hadi, N. (2011). Corporate Social Responsibility. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Haris, P. (2021). Nasib Nelayan Halmahera Timur Berjibaku dengan Limbah Tambang Nikel. Retrieved from: https://www.google.com/amp.tirto.id/nasib-nelayan-halmahera-timur-berjibaku-dengan-limbah-tambang-nikel-ggye.
Hatta, A. (2020). Inilah Jajaran Pemenang Indonesian CSR Brand Equity. Retrieved from: https://www.theiconomics.com/brand-equity/indonesia-csr-brand-equity-award-2020-bukti-komitmen-perusahaan-di-bidang-csr-inilah-jajaran-pemenangnya/4/
Juliza, M. (2018). Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Cerpen Jangan Panggil Aku Katua Karya Yulhasni. Skripsi. Medan: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
KPC. (2020). Laporan Keberlanjutan: Energi Batu bara yang Bekerlanjutan di Tengah Pandemi.
Kusumastuti, Y. I. (2021). Komunikasi Bisnis. Jakarta: PT Gramedia.
Lumbanrau, R. E. (2021). ‘Dimana Ada Tambang, Disitu Ada Penderitaan dan Kerusakan Lingkungan’, Nelangsa Warga dan Alam di Lingkar Tambang. Retrieved from: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-57346840
Nasi J., et al. (1997). The Evolution of Corporate Social Responsiveness: An Explanatory Study of Finish and Canadian Forestry Companies. Business Society, 36(3), 296-321.
Nwagbara, U. & Belal, A. (2019). Persuasive language of responsible organization? A critical disource analysis of corporate social Responsibility (CSR) reports of Nigerian oil companies. Accounting, Auditing, & Accountability Journal, 32(8), 2395-2420.
Pratiwi, E, T. et al. (2021). Analisis Semiotik pada Pelaporan Corporate Social Responsibility (CSR) saat Pandemi Covid-19 di Pertamina TBBM Baubau. Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Button, 7(3), 311-320.
Sakina, D.A., Wahyuni, N. I., & Mas’ud, I. (2014). Narsisme dalam Pelaporan Corporate Social Responsibility; Analisis Semiotik atas Sustainibility Reporting PT Kaltim Prima Coal dan PT Perkebunan Nusantara XIII (Persero). E-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 1(1), 32-41.
Seilonen, J. (2020). What is Sustainibility? A Discourse Analysis of Oil Companies’ Sustainibility Report. Thesis. Helsinki: Hanken School of Economics.
Sherif, M. & Carl I. Hovland. (1961). Social Judgment: Assimilation and Contrast Effects in Communication and Attitude Change. Yale University Press: New Haven.
Sirait, K. A. (2018). Implementasi Corporate Social Responsibility pada Perusahaan PT Anglo Eastern Planations, Univesitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia.
Sultoni, M. H. (2020). Corporate Social Responsibility (Kajian Korelasi Program CSR terhadap Citra Perusahaan). Pamekasan: Duta Media Publishing.
Syairozi,M. I. (2019). Pengungkapan CSR pada Perusahaan Manufaktur dan Perbankan. Magelang: Tidar Media.
Taufiq, A. R. & Iqbal, A. (2021). Analisis Peran Corporate Social Responsibility terhadap Aspek Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan pada Industri Ritel. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 6(1), 22-36.
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Vale. (2020). Laporan Keberlanjutan: Reinforcing and Inspiring.
Van-Dijk, T.A. (2008). Discourse and Context. Cambridge: Cambridge University Press.