STUDI EKSPLORATIF: PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN PADA PELAPORAN INDUSTRI FAST FASHION
Abstract
Penelitian studi eksploratif ini mengevaluasi praktik pengungkapan lingkungan di industri fast fashion, dengan penekanan pada PT Matahari Department Store Tbk. Dilakukan dengan analisis konten terhadap informasi perusahaan yang mengungkapkan komitmen yang kuat terhadap tanggung jawab lingkungan, tercermin dalam inisiatif seperti pengurangan plastik dan kertas, manajemen limbah yang bertanggung jawab, dan penggunaan bahan ramah lingkungan. Perusahaan juga berhasil mengintegrasikan faktor lingkungan dalam operasionalnya, melibatkan keterlibatan dalam kegiatan kolaboratif dan mendapatkan pengakuan melalui penghargaan, meningkatkan legitimasi di mata pemangku kepentingan. Meskipun keterbukaan tentang praktik lingkungan ditemukan, studi menyoroti kekurangan spesifik terkait estimasi biaya masa depan dan informasi hukum. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan transparansi perusahaan, termasuk penyediaan informasi lebih lanjut mengenai estimasi biaya dan potensi konsekuensi hukum terkait lingkungan.
Kata Kunci : Pengungkapan Lingkungan. Tanggung Jawab Lingkungan, LegitimasiReferences
Annual Report PT. Matahari Department Store Tbk, Tahun 2018-2022.
Ashforth, B. E. & Gibbs, B. W. 1990. The Double-Edge of Organizational Legitimation. Organization Science, 1990, Vol.1(2), 177.
Barnes, L. and Lea-Greenwood, G., 2006. Fast fashioning the supply chain: shaping the research agenda. Journal of Fashion Marketing and Management: An International Journal, 10(3), pp.259-271
Caniato, F., Caridi, M., Crippa, L. & Moretto, A. (2012) ‘Environmental sustainability in fashion supply chains: An exploratory case-based research.’ International Journal of Production Economics; 135(2): 659-670.
Christopher, M., Lowson, R. and Peck, H., 2004. Creating agile supply chains in the fashion industry. International Journal of Retail & Distribution Management, 32(8), pp.367-376.
Deegan, C. 2002. Introduction: The legitimising effect of social and environmental disclosures - a theoretical foundation. Accounting, Auditing & Accountability Journal (3), 282.
Doeringer, P. and Crean, S. (2006) ‘Can fast fashion save the US apparel industry?’ Socio-Economic Review, 4(3), pp.353-377.
Epstein, M. J. & Rejc Buhovac, A. 2014. Making Sustainability Work : Best Practices in Managing and Measuring Corporate Social, Environmental, and Economic Impacts. San Francisco: Berrett-Koehler Publishers. Eskola, J. 2010. Laadullisen tutkimuksen juhannustaiat. In J. Aaltola & R. Valli (Eds.) Ikkunoita tutkimusmetodeihin .2, Näkökulmia aloittelevalle tutkijalle tutkimuksen teoreettisiin lähtökohtiin ja analyysimenetelmiin. (3rd edition) Jyväskylä: PS-kustannus, 179.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.
Freeman, R. E. (2010). Strategic management: A stakeholder approach. Cambridge university press.
Gomes, S., Lopes, J. M., & Nogueira, S. (2023). Willingness to pay more for green products: A critical challenge for Gen Z. Journal of Cleaner Production, 390, 136092.
Hubbard, G. (2009) ‘Measuring organizational performance: beyond the triple bottom line.’ Business strategy and the environment, 18(3), pp.177-191.
Hubbard, G. 2011. The Quality of the Sustainability Reports of Large International Companies: An Analysis. International Journal of Management 28 (3), 824.
Indriyani, R., & Suri, A. (2020). Pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian melalui motivasi konsumen pada produk fast fashion. Jurnal Manajemen Pemasaran, 14(1), 25-34.
Khairiyani, K., Mubyarto, N., Mutia, A., Zahara, A. E., & Habibah, G. A. (2019). Kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan serta implikasinya terhadap nilai perusahaan. ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research, 3(1), 41-62
Laine, M. 2009. A way of seeing corporate sustainability reporting. Tampere: Tampere University Press.
Leman, F. M., Soelityowati, J. P., & Purnomo, J. (2020). Dampak Fast fashion terhadap lingkungan. In Seminar nasional envisi.
Milne, M. J. 2002. Securing organizational legitimacy: An experimental decision case examining the impact of environmental disclosures. Accounting, Auditing & Accountability Journal (3), 372.
Milne, M., Patten, D. (2001). Securing organizational legitimacy: an experimental decision case examining the impact of ED. APIRA Conference, pp.1-44.
Muazimah, A., & Rani, F. (2020). Pengaruh fast fashion terhadap budaya konsumerisme dan kerusakan lingkungan di Indonesia. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(2), 1-15.
Nguyen, N. M. C. 2018. Pursuing environmental sustainability in the fast fashion industry: A qualitative exploratory research.
Ni Kadek, Y. D. (2021). Tren New Normal Pada Industri Fast Fashion Di Indonesia: Adaptasi Fast Fashion Di Masa Pandemi. Bhumidevi: Journal of Fashion Design, 1(01), 68-75.
O'Donovan, G. 2002. Environmental disclosures in the annual report: Extending the applicability and predictive power of legitimacy theory. Accounting, Auditing & Accountability Journal (3), 344.
Ojala, E. (2015). Environmental reporting of clothing retailers: a longitudinal study on measurement practices and legitimacy.
Rahmawati, M. I., & Subardjo, A. (2017). Pengaruh pengungkapan lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap kinerja ekonomi yang dimoderasi good corporate governance. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, 22(2), 200-226.
Sen, M., Mukherjee, K., Pattanayak, J.K. (2011). Corporate environmental disclosure practices in India. Journal of App lied Accounting Research, 12(2), pp.139-156.
Setiadi, I., & Agustina, Y. (2020). Pengungkapan lingkungan, profitabilitas dan nilai perusahaan. Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 17(2).
Suchman, M. C. 1995. Managing Legitimacy - Stratecig and Iinstitutional Approaches. Academy Of Management Review. Vol.20(3), 571.
Sustainability Report PT. Matahari Department Store Tbk, Tahun 2022
Törnroos, L. 2005. Corporate environmental reporting: suggestions for an incremental and standardised framework applicable to a variety of companies especially small and medium-sized enterprises. Espoo: Teknillinen korkeakoulu. Diss. Espoo: Teknillinen korkeakoulu.
Utomo, M. N. (2019). Kinerja Lingkungan, Pengungkapan Lingkungan, dan Nilai Perusahaan: Studi Empiris Perusahaan Non Keuangan di Bursa Efek Indonesia.
Wahyuni, I., Alimuddin, A., Habbe, H., & Mediaty, M. (2020). Esensi Akuntansi Lingkungan dalam Keberlanjutan Perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 3(2), 147-159.