PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN, KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN PONTIANAK
Abstract
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan, Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Pontianak”. Adapun permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pontianak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi sebanyak 61 orang. Adapun jumlah sample sebanyak 61 orang. Dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan menggunakan alat analisis Regresi Linier Multiple,dengan F test dan t test untuk menguji variabel independent terhadap variabel dependen. Tingkat signifikansi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0.05.
Nilai Adjusted R Square yang diperoleh menunjukan nilai sebesar 0,816 yang berarti bahwa pengaruh inovasi dan pengambilan resiko (X1), perhatian pada hal detail (X2), orientasi hasil (X3), orientasi orang (X4), orientasi tim (X5), agresivitas (X6), stabilitas (X7), dapat memberi kontribusi terhadap kinerja pegawai sebesar 81,6% sedangkan 18,4% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan, variabel-variabel dari budaya organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai (Sig F = 0.009 < 0.05). Secara parsial variabel Secara parsial variabel yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) adalah variabel perhatian pada hal detail (X2) yaitu dengan nilai t hitung sebesar 2,633 atau nilai signifikansinya 0,029<0,05 dan variabel orientasi pada tim (X5) dengan nilai t hitung sebesar 3,085 atau nilai signifikan sebesar 0,003<0,05. Sedangkan variabel lainnya yaitu inovasi dan pengambilan resiko (X1), orientasi pada hasil (X3), orientasi pada orang (X4), agresivitas (X6), dan stabilitas (X7) mempunyai tingkat signifikan > 0,05 sehingga tidak mempunyai pengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y).