ANALISIS MANAJEMEN LABA DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER/ AKUISISI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Authors

  • Maria Diana B1022131042 Maria Universita Tanjungpura

Abstract

ANALISIS MANAJEMEN LABA DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER /AKUISISI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

 

MARIA DIANA

B1022131042

 

ABSTRAK

 

            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris apakah perusahaan melakukan manajemen laba sebelum pelaksanaan merger dan akuisisi. Selain itu bertujuan untuk mengetahui perubahan kinerja keuangan perusahaan pengakuisisi sebelum dan sesudah merger dan akuisisi.

            Hasil Menunjukan Perusahaan yang melakukan Manajemen laba (pemerataan laba) dengan metode ekcel sebanyak 27 perusahaan melakukan pemerataan laba dan 9 perusahaan yang tidak melakukan pemerataan laba. Kemudian untuk pengukuran kinerja perusahaan diukur dengan rasio-rasio keuangan meliputi Earning Per Share, Price Book of Value dan Debt to Equity ratio. Analisis dilakukan dengan menggunakan paired sample test menghasilkan Earning Per Share, Price Book of Value dan Debt to Equity ratio tidak terjadi perbedaan antara sesudah dan sebelu akuisisi dan merger.

 

Kata Kunci : Manajemen laba, Earning Per Share, Price Book of Value dan Debt to Equity ratio

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analysis Of Earning Management And Financial Performance Bifore Of The Company Beforr and After Marger/Acquisition In Companies Listed On The Indonesian Stoct Exchange

 

Maria Diana
B1022131042


ABSTRACT

 

            The purpose of this study is to obtain empirical evidence whether the acquirer company performs earnings management prior to the implementation of mergers and acquisitions. In addition it aims to determine changes in the financial performance of acquirers before and after mergers and acquisitions.

            Results Show Companies that do earnings management (equity of earnings) with ekcel method as much as 27 companies do earnings distribution and 9 companies that do not equitable earnings. Then for the measurement of corporate performance is measured by the financial ratios include Earning Per Share, Price Book of Value and Debt to Equity ratio. The analysis is done by paired sample test to produce Earning Per Share, Price Book of Value and Debt to Equity ratio no difference between after and before acquisition and merger.

 

 

Keywords: Profit Management, Earning Per Share, Price Book of Value and Debt to Equity ratioTop of Form

Bottom of Form

 

LEMBAR RINGKASAN SKRIPSI

RINGKASAN SKRIPSI

AnalisisManajemenLabadanKinerjaKeuanganSebelumdanSesudahMarger/ AkuisisiPada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

  1. 1.         Latar Belakang

Perkembangan zaman yang begitu pesat, semakin mendorong manajemen/pemilik perusahaan untuk mengembangkan usaha-usahanya dengan strategi bisnis, baik jangka pendek maupun jangka panjang dari sisi internal perusahaan maupun eksternal perusahaan.

        Merger dan akuisisi juga terjadi pada perusahaan di berbagai sector agar mampu bertahan di tengah berbagai kondisi ekonomi di Indonesia. Penggabungan beberapa perusahaan dianggap sebagai wacana untuk mencapai tujuan perusahaan untuk lebih efisien dan lebih berkembang/maju   dan kepentingan perusahaan yang memberikan pertumbuhan yang relatif cepat dan dapat memenangkan pangsa pasar baru sehingga lebih menarik dibandingkan pengembangan usaha secara normal

        Sementara Erickson dan Wang (1999) dalam Hastutik (2006) menunjukkan bahwa perusahaan pengakuisisi melakukan manajemen laba pada periode sebelum merger dan mengidentifikasi bahwa tingkat income increasing earnings management berhubungan positif dengan ukuran merger.

  1. 2.         Identitas Permasalahan

Dari latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahan yaitu ditemukannya research gap dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Rahman dan Bakar (2002) yang menjelaskan bahwa adanya manajemen laba melalui discreationary accrual pada perusahaan pengakuisisi sebelum merger dan akuisisi dan penelitian Kusuma dan Sari (2003) yang menunjukkan hasil sebaliknya. Kemudian penelitian oleh Saiful (2003) yang menyatakan adanya sinergi positif setelah melakukan merger dan akuisisi dan penelitian berlawanan oleh payamta dan sektiawan (2004). Dengan melihat hasil penelitian tersebut, maka dapat dibuat pertanyaan penelitian sebagai berikut:

 

 

  1. 3.         Tujuan Penelitian

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah :

  1. Membuktikan bahwa telah terjadi tindakan manajemen laba pada perusahaan sebelum dan sesudah merger /akuisisi.
  2. Membuktikan terdapat perbedaan rasio pasar dilihat dari Earnings Per Share sebelum dan sesudah dan sebelum merger/ akuisi
  3. Membuktikan terdapat perbedaan rasio pasar dilihat dari Price Book of Value sebelum dan sesudah merger /akuisi pada perusahaaan
  4. Membuktikan terdapat perbedaan solvabilitas dilihat dari Debt to Equity Ratio sebelum dan sesudah merger/akuisi

4. Metode penelitian

Meliputi : Lokasi penelitian, hipotesis "“jika ada-, sumber data, alat analisis)

Hasil dan pembahasan

            Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran tentang data setiap variabel penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini. Data tersebut meliputi jumlah data, nilai minimum, nilai maksimum, nilai rata-rata (mean), dan standar deviasi. Penelitian ini menggunakan variabel Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin, Price Book of Value dan Earning Per Share. Berikut ini disajikan tabel rangkuman analisis deskriptif data penelitian yang telah diolah menggunakan program SPSS versi16.0:

 

 

 

 

 

 

Tabel 4.2.

Statistik Deskriptif

Descriptive Statistics

 

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

DER Sebelum

36

.03

9.84

1.8031

2.32109

DER Sesudah

36

.01

13.33

1.9531

2.79649

PBV Sebelum

36

15.64

4695.49

1.4089E3

1480.22947

PBV Sesudah

36

17.58

5121.08

1.5106E3

1598.82277

EPS Sebelum

36

-428.28

938.35

1.5608E2

234.57396

EPS Sesudah

36

-800.03

871.50

1.1527E2

256.89372

Valid N (listwise)

36

 

 

 

 

              Sumber : Data Olahan (2018)

4.3.1       Debt to Equity Ratio Sebelum dan Sesudah

            Berdasarkan Tabel 4.2 diatas diketahui bahwa data yang dianalisis sebanyak 36 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2016. Hasil uji statistik deskriptif menunjukan bahwa variabel Debt to Equity Ratio Sebelum memiliki nilai minimum sebesar 0.03 dengan nilai maksimum 9.84. Nilai rata-rata Debt to Equity Ratio Sebelum sebesar 1.80 dengan standar deviasi sebesar 2.32 dan Debt to Equity Ratio Sesudah memiliki nilai minimum sebesar 0.01 dengan nilai maksimum 13.33. Nilai rata-rata Debt to Equity Ratio Sesudah sebesar 1.91 dengan standar deviasi sebesar 2.79   .

4.3.2       Price Book of Value Sebelum dan Sesudah

            Berdasarkan Tabel 4.2 diatas diketahui bahwa data yang dianalisis sebanyak 36 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2016. Hasil uji statistik deskriptif menunjukan bahwa variabel Price Book of Value Sebelum memiliki nilai minimum sebesar 15.64 dengan nilai maksimum 4695.49. Nilai rata-rata Price Book of Value Sebelum sebesar 1.408 dengan standar deviasi sebesar 1480.23 dan Price Book of Value Sesudah memiliki nilai minimum sebesar 17.58 dengan nilai maksimum 5121.08. Nilai rata-rata Price Book of Value Sesudah sebesar 1.510 dengan standar deviasi sebesar 1598.82.

4.3.3       Earning Per Share Sebelum dan Sesudah

            Berdasarkan Tabel 4.2 diatas diketahui bahwa data yang dianalisis sebanyak 36 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2016. Hasil uji statistik deskriptif menunjukan bahwa variabel Earning Per Share Sebelum memiliki nilai minimum sebesar -428.28 dengan nilai maksimum 938.35. Nilai rata-rata Earning Per Share Sebelum sebesar 1.560 dengan standar deviasi sebesar 234.57 dan Earning Per Share Sesudah memiliki nilai minimum sebesar -800.03 dengan nilai maksimum 871.50. Nilai rata-rata Earning Per Share Sesudah sebesar 1.152 dengan standar deviasi sebesar 256.89.

4.4       Hasil Uji AsumsiDasar

4.4.1         UjiNormalitas

            Uji Normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variable Uji Normalitas dependen dan variable independen mempunyai distribusi normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah yang memiliki distirbusi normal/mendekati normal (Ghozali, 2016:160). Ada dua cara untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi normal atau tidak. Uji dalam penelitian ini adalah menggunakan Kolmogorov- Smirnov Test untuk masing-masing variabel. Hasil pengolahannya adalah sebagaiberikut:

 

 

 

 

 

Tabel 4.3

Hasil Uji Normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

 

 

DER Sebelum

DER Sesudah

PBV Sebelum

PBV Sesudah

EPS Sebelum

EPS Sesudah

N

36

36

36

36

36

36

Normal Parametersa

Mean

1.8031

1.9531

1408.8783

1510.5533

156.0800

115.2658

Std. Deviation

2.32109

2.79649

1480.22947

1598.82277

234.57396

256.89372

Most Extreme Differences

Absolute

.305

.294

.183

.201

.225

.236

Positive

.305

.294

.183

.201

.202

.182

Negative

-.222

-.244

-.173

-.175

-.225

-.236

Kolmogorov-Smirnov Z

1.828

1.763

1.100

1.205

1.352

1.413

Asymp. Sig. (2-tailed)

.043

.054

.177

.110

.052

.047

a. Test distribution is Normal.

Sumber : Data diolah (2018)

4.4.1.1       Hasil Uji Normalitas Debt to Equity Ratio Sebelum dan Sesudah

BerdasarkanhasilpadaTabel 4.3 di atas, pengujiannormalitasterhadapDebt to Equity RatioSebelummenghasilkanAsymp. Sig. (2-tailed)lebihkecildari 0,05yaitusebesar 0,043 sehingga data tidakberdistribusi normal. SedangkanDebt to Equity RatioSesudahmenghasilkanAsymp. Sig. (2-tailed)lebihbesardari 0,05yaitusebesar 0,054 maka data berdistribusi normal

  1. Kesimpulandan saran
Berdasarkan analisa data yang telah dilakukan dalam bab IV, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:Kesimpulan1.           Pengujian H1 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara Earning Per Sharesebelum dan sesudah merger atau akuisisi. Dengan pengujian 2 sisi (signifikansi 0,025) hasil diperoleh untuk t tabel sebesar 2.030. Pada nilai signifikansi di tabel tersebut dapat terlihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0.177 lebih besar dari 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa Ho diterima. Oleh karena nilai t hitung < t tabel ( 1.378 < 2.030) dan signifikansi (0.177> 0,05), maka Ho diterima artinya bahwa tidak ada perbedaan antara Earning Per Share sebelum dan sesudah merger atau akuisisi.2.           Pengujian H2 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara Price Book of Value sebelum dan sesudah merger atau akuisisi. Dengan pengujian 2 sisi (signifikansi 0,025) hasil diperoleh untuk t tabel sebesar 2.030. Pada nilai signifikansi di tabel tersebut dapat terlihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0.110 lebih besar dari 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa Ho diterima. Oleh karena nilai t hitung < t tabel ( -1.640 < 1.640) dan signifikansi (0.110> 0,05), maka Ho diterima artinya bahwa tidak ada perbedaan antara Price Book of Value sebelum dan sesudah merger atau akuisisi. 3.           Pengujian H4 menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara Debt to Equity Ratio sebelum dan sesudah merger atau akuisisi.. Dengan pengujian 2 sisi (signifikansi 0,025) hasil diperoleh untuk t tabel sebesar 2.030. Pada nilai signifikansi di tabel tersebut dapat terlihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0.177 lebih besar dari 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa Ho diterima. Oleh karena nilai t hitung < t tabel ( -0.534 < -2.030) dan signifikansi (0.597 > 0,05), maka Ho diterima artinya bahwa tidak ada perbedaan antara Debt to Equity Ratio sebelum dan sesudah merger atau akuisisi. SaranSetelah melakukan analisis dan pengamatan terhadap semua keterbatasan yang ada, maka peneliti mengemukakan saran sebagai berikut:1.           Peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan periode tahun penelitian yang lebih panjang dan lebihupdatekarena penelitian ini hanya dilakukan selama periode tahun saja yaitu 2014-2015 atausebelumakuisisidansesudahakuisisi.2.           Peneliti selanjutnya hendaknya menggunakan jumlah sampel yang lebih besar agar hasil penelitian memiliki daya generalisasi yang lebih baikkarenaPenelitian ini hanya mengambil 36 perusahaan sesuai kriteria yang diharapkan 8 % perusahaandaritotalkeseluruhan populasi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.3.           Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan metode pengujian normalitas data yang lebih tepat, misalnya menggunakan Saphiro Wilk agar hasil pengujian data lebih akurat.4.           Investor hendaknya lebih mempertimbangkan keputusan saat melakukan pembelian atau penjualan saham ketika terjadi peristiwa merseratauakusisi.
 

DAFTAR PUSTAKA

 

Abdul Halim, 2003, Auditing 1 Dasar-dasar Audit Laporan Keuangan, Unit Penerbit dan Percetakan AMP YKPN.

 

Adiningsih,Sri. 1998. Perangkat Analisis dan Teknik Analisi Investasi di Pasar Modal Indoneisa. Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia

 

Ang, Robert. 2010. Buku Pintar Pasar Modal Indonesia 7 th. Edition. Jakarta : Media Soft Indonesia.

 

Anoraga, Pandji dan Piji Pakarti. 2001. Pengantar Pasar Modal. PTRineka Cipta. Jakarta.

 

Agus Sartono, 2001.   Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi.Yogyakarta: BPEF-YOGYAKARTA.

 

Bakri Abdul Karim, M. Shabri, dan S.A Abdul Karim, 2008,Financial Integration between Indonesia and Its Major Trading Partners, Jakarta

 

Brigham, Eugene F. dan Houston, Joul F. 2009. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Buku Kedua. Edisi Keduabelas. Jakarta: Salemba Empat.

 

Erich A Helfert, 1997, Teknik Analisis Keuangan, Edisi Delapan, Diterjemahkan oleh Herman Wibowo, Jakarta: Penerbit Erlangga.

 

Darmawi, Herman.2006. Pasar Financial dan Lembaga "“Lembaga Finansial. Jakarta: Bumi Aksara

 

Darsono dan Ashari, 2005. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan, Andi: Yogyakarta

 

Dominick Salvatore. 2011. Managerial Economics. Fifth Edition. Singapore :Thomson Learning

 

Dornbusch, Rudiger, Stanley Fisher, Richard Startz. 2004. Makro ekonomi, Edisi Bahasa Indonesia. Terjemahan Yusuf dan Roy Indra Mirazudin. PT. Media Global Edukasi: Jakarta

 

Ghozali, Imam. 2015. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program IBM SPSS. Cetakan VI. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

 

Gujarati, Damodar. 2012. Dasar-Dasar Ekonometrika. Buku 1 Edisi Kelima. Jakarta: Salemba Empat.

 

Hardiningsih, Pancawati, L.Suryanto, dan Anies Chariri. 2001. Pengaruh Faktor Fundamental dan Resiko Ekonomi terhadap Return Saham pada Perusahaan di Bursa Efek Jakarta: Studi Kasus Basic Industry dan Chemical. Jurnal Bisnis Strategi vol. 8, Desember 2001, th VI. Program Magister Manajemen Universitas Diponegoro.

 

Harahap, S. S. 2009. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan, Edisi 1. Jakarta: Rajawali Pers.

 

Hasanah, Lutviatul, 2008. "Analisis Pengaruh Leverage Keuangan dan Rasio Profitabilitas terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index ", Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

 

I. G. K. A. Ulupui, 2008, Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Aktivitas dan Profitabilitas Terhadap Return Saham (Studi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Kategori Industri Barang Konsumsi Di BEJ).

 

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2013.   Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi Dan Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

 

Ismoyo, Gian, 2011. " Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Return Saham pada Perusahaan Non Bank LQ45 ", Universitas Diponegoro, Semarang.

 

Jogiyanto, 2009. Metodologi Penelitian Bisnis. BPFE, Yogyakarta.

 

Kasmir. 2008. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta. Raja Grafindo.

 

Kasmir. 2013. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Kodrat, David S. dan Kurniawan Indonanjaya. 2010. Manajemen Investasi Pendekatan Teknikal dan Fundamental Untuk Analisis Saham. Yogyakarta: Graha Ilmu

 

Laksmono, Didi R. 2001. "Suku Bunga Sebagai Salah Satu Indikator EkspektasiInflasi". Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan. Maret. hal. 130-137.

 

Lipsey, Richard G,. 1998.Pengantar Makro Ekonomi. Jilid dua. Bina Rupa Aksara. Jakarta.

 

Lukman Syamsuddin, (2011). Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Madura, Jeff. 2006. Keuangan Perusahaan Internasional, Edisi 8. Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.

 

Mankiw, N.G. 2013. Macroeconomics. Third Edition. Worth Publisher, New York

 

Mauliano, Deddy Azhar. 2009. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) Di Bursa Efek Indonesia. Universitas Gunadarma: Depok

 

Megawati, Yenny, 2004. " Analisis Pengaruh Fundamental dan Resiko Sistematik terhadap Return Saham", Universtitas Katolik Soegijapranata, Semarang.

 

Mohamad Samsul.2006.Pasar Modal dan Manajemen Portofolio. Jakarta: Erlangga.

 

Nopirin. 2011. Ekonomi Moneter, Edisi Keempat. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta.

 

O"™Connor, M.C, (1973), On The Usefulnes of Financial Ratios to Investor in Common Stock, Accounting Review.

 

Pandji Anoraga dan Piji Pakarti, (2006). Pengantar Pasar Modal. Jakarta: Rineka Cipta.

 

Prihantini, Ratna, 2009. " Analisis Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, ROA, DER dan CR Terhadap Return Saham", Universitas Diponegoro, Semarang.

 

Rachman, Asbi, 2008. " Analisis Pengaruh Faktor Fundamnetal dan Nilai Kapitalisasi Pasar terhadap Return Saham", Universitas Diponegoro, Semarang.

 

Sukirno, Sadono. 2008. Pengantar Teori Makro Ekonomi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

 

Santoso, Singgih dan Tjiptono, Fandy, 2001, Riset Pemasaran: Konsep dan Aplikasi denagn SPSS, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

 

Sjahrial, Dermawan dan Djahotman Purba, 2013. Analisis Laporan Keuangan (Cara Mudah & Praktis Memahami Laporan Keuangan), Wira Wacana Media, Jakarta.

 

Silvanita, Ktut. 2009. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Erlangga.

 

Sirait dan D.Siagian. 2002. Analisis Keterkaitan Sektor Riil, Sektor Moneter dan Sektor Luar Negri dengan Pasar Modal: Studi Empiris di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Efkonomi Perusahaan. Vol 9. No 2.

 

Soliha, Euis dan Taswan. 2002. Pengaruh Kebijakan Hutang Terhadap Nilai Perusahaan Serta Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Bisnin dan Ekonomi, Vol.9, No.2.

 

Suad Husnan dan Enny Pudjiastuti, 2002, Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Yogyakarta :UPP AMP YKPW Gajah Mada.

 

Sunariyah. 2006. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal . Yogyakarta :UPP STIM YKPN.

 

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

 

Sutriani, Anis, 2014. " Pengaruh Profitabilitas, Leverage dan Likuiditas terhadap Return Saham dengan Nilai Tukar sebagai Variabel Moderasi pada Saham LQ45 ", STIE Perbanas, Surabaya.

 

Tandelilin, Eduardus. 2010. Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi, Edisi Pertama, Kanisius IKAPI Yogyakarta.

 

Tuasikal, Askam, Penggunaan Informasi Akuntansi Untuk Memprediksi Return Saham : Studi Terhadap Perusahaan Pemanufakturan dan Non-Pemanufakturan. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol. 5, No. 3, September 2002.

 

Utomo, Novianto Satrio. 2009. Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi dan Suku Bunga BI Terhadap Kinerja keuangan PT. bank Muamalat Berdasarkan Rasio Keuangan. Jakarta: Universitas Gunadarma.

 

Wibowo, Edhi Satriyo. 2012. Analisis Pengaruh Suku Bunga, Inflasi, CAR, BOPO, NPF Terhadap Profitabilitas Bank Syariah. Semarang. Universitas Diponegoro.

 

Yunanto Adi Kusumo. (2008).Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri Periode 2002-2007 (dengan pendekatan PBI No.9/1/PBI/2007). Jurnal Ekonomi Islam-LaRiba ,Vol.II,No.1, Hal: 109-130, Juli 2008.

 

Author Biography

Maria Diana B1022131042 Maria, Universita Tanjungpura

INDONESIA

Published

2018-09-06