PENGARUH SIKLUS KONVERSI KAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PASAR (STUDI PADA INDUSTRI BARANG DAN KONSUMSI SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2015-2019)
Abstract
Perusahaan makanan dan minuman memiliki peran yang besar dalam meningkatkan perekonomian Indonesia, sehingga penting bagi suatu Perusahaan makanan dan minuman untuk menjaga dan selalu meningkatkan kinerja keuangannya agar terus menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ketika perusahaan mampu meningkatkan kinerja keuangannya maka akan berdampak pada Nilai Pasar perusahaan. Perusahaan yang mendapatkan keuntungan maksimal, dianggap mampu menghasilkan nilai pasar yang baik. Salah satu indikator untuk mengukur kinerja keuangan Perusahaan makanan dan minuman adalah melalui rasio profitabilitas, yaitu Return On Asset (ROA), sedangkan untuk mengukur nilai pasar adalah melalui Price Earning Ratio (PER). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh siklus konversi kas,leverage dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dan nilai pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdafar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019 dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 20 Perusahaan makanan dan minuman dengan 100 pengamatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI (www.idx.co.id) yang berupa laporan keuangan periode 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah regresi data panel.Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdafar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019 dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 20 Perusahaan makanan dan minuman dengan 100 pengamatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI (www.idx.co.id) yang berupa laporan keuangan periode 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah regresi data panel. Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdafar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2019 dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 20 Perusahaan makanan dan minuman dengan 100 pengamatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI (www.idx.co.id) yang berupa laporan keuangan periode 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah regresi data panel. id) yang berupa laporan keuangan periode 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah regresi data panel. id) yang berupa laporan keuangan periode 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) CCC berpengaruh negatif terhadap ROA dan tidak berpengaruh negatif terhadap PER, (2) DER berpengaruh negatif terhadap ROA dan PER, (3) SIZE tidak berpengaruh negatif terhadap ROA dan berpengaruh positif terhadap PER. (4) ROA Dipengaruhi oleh CCC, DER, SIZE 86,91%, sisanya sebesar 13,09% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini dan PER dipengaruhi oleh CCC, DER, SIZE 57,77%, sebaliknya 42, 23 % Dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
v
Kata kunci: Perusahaan Makanan dan Minuman, ROA, PER, CCC, DER, dan SIZE