Analisis Pengaruh Efektifitas Dan Efisiensi Perencanaan Keuangan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Realisasi Penyerapan Anggaran Di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2015-2019

Authors

  • FINA RAFIKA B1021171038 FINA Universitas Tanjungpura

Abstract

Pada umumnya setiap perusahaan berupaya seoptimal mungkin mencapai tujuan yang telah mereka rencanakan, baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang. Dalam kegiatan perusahaan, semua bagian seperti pemasaran, operasional, sumber daya manusia, dan keuangan akan menjadi satu kesatuan kerja yang harus saling mendukung dalam proses pencapai tujuan. Untuk mengkoordinasikan kegiatan perusahaan dalam mencapai tujuannya, maka setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk menyusun strategi-strategi sebagai petunjuk dalam meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya.

Skripsi ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah efektivitas dan efisiensi perencanaan keuangan dan pengembangan sdm   memiliki pengaruh secara simultan dan parsial dalam proses realisasi penyerapan anggaran di lingkungan Inspektorat Kabupaten Sintang tahun anggaran 2015-2019, dan juga diantara ketiga variabel tersebut, variabel mana yang berpengaruh paling dominan terhadap variabel terikatnya. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 responden. Adapun responden dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di lingkungan Inspektorat Kabupaten Sintang. Penentuan sampel menggunakan Systematic Random Sampling. Dalam membuktikan dan menganalisis hal tersebut, maka digunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda serta uji f (simultan) dan uji t (parsial).

                      Dari analisa data dan pengujian hipotesis Perencanaan keuangan efektivitas efisiensi dan pengembangan sdm secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan anggaran di inspektorat kabupaten sintang tahun anggaran 2015-2019.   Secara parsial efektivitas dan efisiensi perencanaan keuangan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penyerapan anggaran Sedangkan pengembangan sdm berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran di inspektorat kabupaten sintang tahun anggaran 2015-2019.

 

RINGKASAN SKRIPSI

" Analisis Pengaruh Efektivitas Dan Efisiensi Perencanaan Keuangan Dan Pengembangan Sdm Terhadap Realisasi Penyerapan Anggaran"

 

  1. A.       Pendahuluan

Undang-Undang Nomor 9 tahun 2015 dinyatakan bahwa otonomi daerah adalah kewenangan daerah untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan otonomi daerah tersebut, pemerintah daerah memiliki kebebasan untuk membuat inisiatif sendiri, mengelola dan mengoptimalkan sumber daya daerah. Adanya kebebasan untuk berinisiatif merupakan suatu dasar pemberian otonomi daerah, karena dasar pemberian otonomi daerah adalah dapat berbuat sesuai dengan kebutuhan daerah setempat. Salah satu bagian penting dari mekanisme pengelolaan keuangan daerah adalah perencanaan dan penganggaran daerah. Ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan. Perencanaan dan penganggaran merupakan dua hal yang sangat diperlukan untuk mengelola pembangunan daerah secara efektif dan efisien. Agar berjalan baik, sebaiknya penganggaran tidak mendikte proses perencanaan, dan sebaiknya perencanaan perlu mempertimbangkan ketersediaan dana dan kelayakan ekonomi agar realistis. Produk akhir (output) dari suatu perencanaan dan penganggarannya adalah dalam bentuk dokumen perencanaan dan penganggaran secara tertulis yang disusun dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada pemerintah daerah hasil dari perencanaan dan penganggaran adalah dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disusun pada setiap tahun anggaran. Anggaran memiliki fungsi sebagai alat perencanaan dan sebagai alat pengendalian. Anggaran sebagai alat perencanaan mengindikasikan target yang harus dicapai oleh pemerintah, sedangkan anggaran sebagai alat pengendalian mengindikasikan alokasi sumber dana publik yang telah disetujui untuk dibelanjakan. Setiap tahunnya pemerintah daerah membuat rencana keuangan tahunan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD).

Masalah sumber daya manusia masih menjadi sorotan bagi organisasi untuk tetap dapat bertahan di era globalisasi. Sumber daya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan organisasi. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber dana yang mencukupi, tetapi tanpa dukungan sumber daya manusia yang handal, kegiatan organisasi tidak akan terselesaikan dengan baik. Sedangkan Dalam perekonomian Indonesia, salah satu variabel dominan pendorong pertumbuhan ekonomi adalah faktor konsumsi, sehingga belanja pemerintah yang merupakan konsumsi pemerintah turut menjadi penentu pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu penyerapan anggaran yang digambarkan dari Kementerian/Lembaga akan memberikan efek multiplier yang berasal dari belanja yang dilakukan pemerintah. Selain mendukung program yang telah dicanangkan pemerintah, penyerapan anggaran yang merupakan salah satu bentuk konsumsi yang dilakukan pemerintah dapat menggerakkan sektor swasta

Penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih terhadap pengetahuan dan wawasan serta khasanah baru dalam dunia penelitian   dan bermanfaat untuk para mahasiswa dan dosen   yang berada di fakultas ekonomi dan bisnis universitas tanjungpura.

DAFTAR PUSTAKA

 

Ramdani, D., & Indi, Z. A. Pengaruh Perencanaan Anggaran, Kualitas Sumber daya manusia Dan pelaksanaan anggaran terhadap penyerapan anggaran pada organisasi perangkat daerah provinsi banten. Jurnal riset akuntansi terpadu Vol.10 No.1, April 2017 Hal. 134

Darlina, M., Yannizar,. & Hodijah, S,. Analisis Perencanaan dan Penganggaran Pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 3 No. 4, April-Juni 2016 ISSN: 2338-4603 (print); 2355-8520 (online).

Dealice, I. B.,   Jantje J., &, sabijono, H. analisis perencanaan dan penganggaran untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah pada badan keuangan kabupaten kepulauan Sangihe tahun   Anggaran 2015. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern  2018, 01-13.

Tuasikal, A. fenomenologis perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah. Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura.

Kadek., M. R. S., Gede., A. Y. & Made., A. P,. Pengaruh perencanaan anggaran, kualitas sumber daya manusia dan komitmen   organisasi terhadap penyerapan anggaran (Survei Pada SKPD di Wilayah Pemerintah Daerah Provinsi Bali). e-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Akuntansi Program S1 (Vol: 8 No: 2 Tahun 2017)

Mardiasmo, (2002). Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi. Yogyakarta.

 Deddi dan Ayuningtyas, (2010). Akuntansi Sektor Publik. Edisi Kedua, Penerbit Salemba Empat. Jakarta.

Nafarin, M (2007). Penganggaran Perusahaan. Edisi Ketiga, Penerbit Salemba Empat. Jakarta.

Julita dan Jufrizen, (2012). Budgeting. Penerbit Citapustaka Media Perintis. Bandung.

Renjowijoyo, Muindro (2008). Akuntansi Sektor Publik: Organisasi Non Laba. Penerbit Mitra Wacana Media. Jakarta. Ulum, Ihyaul (2009). Audit Sektor Publik Suatu Pengantar. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.

Mariza, Addina (2009). Analisis Kinerja Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Medan. Proposal Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sunandar. Analisis Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Pada Unit Pengelola Keuangan Badan Keswadayaan Masyarakat (UPKBKM) Mandiri Sejahtera Kelurahan Panggung Kota Tegal. Jurnal. Dosen Program Studi Akuntansi Poloteknik Harapan Bersama.

Andriana, Novia. (2011). Analisis Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Terhadap Realisasi Tata Kelola Anggaran Pembangunan Di Sektor Pendidikan Pemerintah Kabupaten Jombang. Jurnal.

www.google.com:http://al-bantany-112.blogspot.com/2009/11/kumpulan-teori efektivitas.html

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Mardiasmo. 2004. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset. Mardiasmo. 2009. Akuntasi Sektor Publik. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Julita. (2011). Analisis Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Pada Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, vol. 10, hlm. 1-9.

Tamasoleng, A. (2015). Analisis Efektivitas Pengelolaan Anggaran di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sam Ratulangi. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen, vol. 3, hlm. 1-14.

 


Published

2022-01-18