PENGARUH KONFLIK PERAN DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS SOSIAL KOTA PONTIANAK DENGAN KELELAHAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan bukti empiris mengenai Pengaruh Konflik Peran dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Sosial Kota Pontianak dengan Kelelahan Kerja Sebagai Variabel Mediasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Fakta-fakta dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif berupa statistik. Sumber data dan fakta diperoleh dari penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Peneliti menggunakan kuesioner, wawancara, dan studiliteratur dalam pengumpulan data. Populasi yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Dinas Sosial Kota Pontianak. Adapun sampel pada penelitian ini sebanyak 53 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) dengan menggunakan skala likert. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji instrumen penelitian (uji validitas dan uji realibilitas), analisis deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas), analisis jalur (path analysis), uji koefisien determinasi total, dan uji hipotesis (uji kelayakan model (uji-F), uji parsial (uji-t)). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik peran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan kerja, beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan kerja, konflik peran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, beban kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, kelelahan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, bahwa kelelahan kerja mampu mempengaruhi hubungan antara konflik peran terhadap kinerja pegawai, dan kelelahan kerja tidak mampu mempengaruhi hubungan antara beban kerja terhadap kinerja pegawai.
Daftar Pustaka
Abang, R., Nursiani, N. P., & Fanggidae, R. P. (2018). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Pada Kantor Rektorat Universitas Nusa Cendana Kupang. Journal of Management Small and Medium Enterprises (SMEs), 7(2), 225-246.
Alfian, F., Adam, M., & Ibrahim, M. (2018). Pengaruh keterlibatan kerja, beban kerja dan konflik peran terhadap kepuasan kerja serta dampaknya pada kinerja pegawai pada dinas pendidikan Aceh. Jurnal Manajemen Inovasi, 8(2).
Assegaf, Y. U. (2005). Pengaruh Konflik Peran dan Stres Kerja Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Pada Akuntan Publik dan Akuntan Pemerintah di DIY. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 5(2).
Bruggen, A. (2015). An empirical investigation of the relationship between workload and performance. Management Decision.
Celik, K. (2013). The Effect of Role Ambiguity and Role Conflict on Performance of Vice Principals: The Mediating Role of Burnout. Eurasian Journal of Educational Research, 51, 195-213.
De Luis Carnicer, M. P., Sanchez, A. M., Pérez, M. P., & Jimenez, M. J. V. (2004). Work"family conflict in a southern European country: The influence of job"related and non"related factors. Journal of Managerial Psychology.
Diah Ta, T. (2020). Pengaruh Work Family Conflict Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Dengan Stres Kerja Dan Kelelahan Emosional Sebagai Variabel Intervening Pada Perawat Wanita Di Rs. Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin.
Diana, Y. (2019). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Housekeeping Departement Pada Hotel Bintan Lagoon Resort. JUMANT, 11(2), 193-206.
Dinas Sosial Kota Pontianak. (2022). Profil Dinas Sosial Kota Pontianak. Pontianak
Dr. Eng. Lusi Susanti. (2015). Pengantar Ergonomi Industri. Padang: Andalas University Press.
Dr. Ir. Yulianus, H, MSIE. (2017). Dasar-dasar Pengetahuan Ergonomi. Malang: Media Nusa Creative.
Eko, S. (2021). Manajemen Konflik. Makasar: Yayasan Kita Menulis.
Fajriani, A., & Septiari, D. (2015). Pengaruh beban pekerjaan terhadap kinerja karyawan: Efek mediasi burnout. Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 3(1), 74-79.
Fanani, Z., Hanif, R. A., & Subroto, B. (2008). Pengaruh struktur audit, konflik peran, dan ketidakjelasan peran terhadap kinerja auditor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5(2), 139-155.
Handoko, T. H. (2016). Manajemen personalia dan sumberdaya manusia. Bpfe.
Hayati, I., & Fitria, S. (2018). Pengaruh Burnout Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bmt El-Munawar Medan. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 10(1), 50-65.
I Komang Budiasa. (2022). Beban Kerja dan Kinerja Sumber Daya Manusia. Jawa Tengah: CV. Pena Persada.
Indrasari, M. (2017). Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai. Yogyakarta: Indomedia Pustaka.
Jamaluddin, K. (2015). Pengaruh Kelelahan Kerja dan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Pustakawan di Upt Perpustakaan Universitas Hasanuddin. JUPITER, 14(1).
Katarini, N. R. (2011). Burnout Pada Karayawan Ditinjau Dari Persepsi Budaya Organisasi dan Motivasi Intrinsik di PT Krakatau Steel. Thesis.
Maharani, P. A., & Triyoga, A. (2012). Kejenuhan kerja (burnout) dengan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Jurnal Stikes, 5(2), 167-178.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2004). Manajemen sumber daya manusia, buku ke dua. Salemba Empat. Jakarta.
Murdiyani, H. (2010). Pengaruh Beban Kerja, Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Dosen Tetap (Studi Kasus di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya) (Doctoral dissertation, UNS (Sebelas Maret University)).Thesis.
Nurqamar, I. F., Haerani, S., & Mardiana, R. (2014). Konflik peran dan ambiguitas peran: implikasinya terhadap stres kerja dan kinerja pejabat struktural prodi. Jurnal Analisis, 3(1), 24-31.
Pangesti, A. A. (2012). Pengaruh konflik peran terhadap terjadinya burnout pada mahasiswa koass. JPPP-Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 1(1), 1-6.
Prasetyo, S. A., Hermawan, H., & Guspul, A. (2020). Pengaruh Konflik Peran, Ambiguitas Peran Dan Lingkungan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Melalui Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada PT. Astra Motor, Tbk Banjarnegara Cabang Yogyakarta). Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE), 1(2), 343-351.
Priyatno, D. (2013). Analisis Korelasi, Regresi dan Multivariate dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media.
Putra, Y. S. (2012). Pengaruh faktor job Demand terhadap kinerja dengan burnout sebagai variabel moderating pada karyawan bagian produksi PT. Tripilar Betonmas Salatiga. Among Makarti, 3(2).
Putro, B. S. (2016). Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT Budi Sehat di Surakarta. Skripsi.
Rosally, C., & Christiawan, Y. J. (2016). Pengaruh konflik peran, ketidakjelasan peran, dan komitmen organisasi terhadap kinerja auditor. Business Accounting Review, 4(1), 31-40.
Ramli, H., & Tamsah, H. (2016). Pengaruh Konflik Peran Ganda, Beban Kerja Dan Kelelahan Kerja (Burnout) Dengan Kinerja Perawat Wanita di RSUD I Lagaligo Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Mirai Management, 1(1), 119-135.
Ria Ernawati. (2019). Pengaruh Beban Kerja dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Empiris pada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Magelang). Universitas Muhammadiyah Magelang. Skripsi.
Rinsa, R. D. L. (2020). Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Kelelahan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Warung Makan Burjo 24 Jam di Area Solo (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Skripsi.
Sasmita, J. (2014). Pengaruh Beban Kerja Dan Pelatihan Melalui Motivasi Sebagai Variabel Mediasi Terhadap Kinerja Perawat Ruang Rawat Inap Rsud Puri Husada Di Tembilahan. Jurnal Tepak Manajemen Bisnis, 6(3), 81-89.
Sitepu, A. T. (2013). Beban kerja dan motivasi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Tabungan Negara Tbk Cabang Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(4).
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Suryabrata, S. (1991) Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.
Syamsu, N. N., Soelton, M., Nanda, A., Putra, R. L., & Pebriani, P. (2019). Bagaimanakah Konflik Peran dan Beban Kerja Mempengaruhi Kinerja Karyawan dengan Burnout sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis, 5(1).
Tarwaka, S., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas. Surakarta: UNIBA PRESS.
Wibowo, B. A. (2015). Pengaruh kelelahan kerja dan konflik peran terhadap kinerja karyawan dengan stress kerja sebagai variabel intervening (studi pada karyawan RSUD RA Kartini Jepara). Diponegoro Journal of Management, 329-340.
Wibowo. (2007). Manajemen Kinerja. Depok: Rajawali Pers.
Xiaoming, Y., Ma, B. J., Chang, C. L., & Shieh, C. J. (2014). Effects of workload on burnout and turnover intention of medical staff: A study. Studies on ethno-medicine, 8(3), 229-237.
Yasa, I. W. M. (2017). Pengaruh Konflik Peran Dan Ambiguitas Peran Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Mediasi Stres Kerja Pada Dinas Kesehatan Kota Denpasar Bali. Jurnal Ekonomi & Bisnis JAGADITHA, 4(1), 38-57.