PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA SKINCARE SCARLETT WHITENING DENGAN BRAND ATTACHMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA GENERASI Z DI PONTIANAK)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh brand ambassador dan electronic word of mouth pada skincare Scarlett Whitening dengan brand attachment sebagai variabel mediasi (studi pada generasi Z di Pontianak). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Karakteristik responden pada penelitian ini adalah responden yang berdomisi di Kota Pontianak dan termasuk kedalam kategori generasi Z yang saat ini berusia 16-28 tahun, mengenal JKT48 sebagai brand ambassador Scarlett Whitening, pernah melihat JKT48 mengiklankan produk Scarlett Whitening, dan pernah membeli atau menggunakan skincare Scarlett Whitening minimal satu kali. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024 hingga Desember 2024. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 220 responden. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner melalui google form. Hipotesis diuji menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan aplikasi AMOS 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa brand ambassador dan electronic word of mouth berpengaruh signifikan terhadap brand attachment. Brand ambassador dan electronic word of mouth berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention serta brand attachment berpengaruh signifikan dalam memediasi brand ambassador dan electronic word of mouth terhadap repurchase intention.
Kata Kunci:
Brand Ambassador, Electronic Word of Mouth, Brand Attachment
dan Repurchase Intention