PENGARUH KESADARAN KESEHATAN, MOTIF EKOLOGIS, PENGETAHUAN LINGKUNGAN TERHADAP NIAT BELI MELALUI ATTITUDE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA PRODUK BOTOL MINUM/TUMBLER LION STAR)
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran kesehatan, motif ekologis, dan pengetahuan lingkungan terhadap niat beli produk botol minum/tumbler Lion Star, dengan sikap (attitude) sebagai variabel mediasi. Kesadaran kesehatan berkaitan dengan pemahaman individu terhadap pentingnya menjaga kesehatan, motif ekologis mencerminkan dorongan untuk memilih produk yang lebih ramah lingkungan, sedangkan pengetahuan lingkungan mencerminkan tingkat pemahaman seseorang terhadap isu-isu lingkungan dan dampaknya. Sikap berperan sebagai variabel mediasi yang menghubungkan faktor-faktor tersebut dengan niat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 243 responden yang berusia 18 tahun ke atas, berdomisili di Indonesia, dan memiliki kesadaran atau ketertarikan terhadap isu lingkungan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan Google Forms dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software AMOS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran kesehatan, motif ekologis, dan pengetahuan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap sikap. Selanjutnya, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap niat beli, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sikap. Temuan ini mengindikasikan bahwa sikap memiliki peran penting dalam meningkatkan niat beli produk ramah lingkungan. Oleh karena itu, produsen dapat meningkatkan niat beli konsumen dengan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kesehatan dan dampak positif produk terhadap lingkungan.
Kata Kunci : Kesadaran Kesehatan, Motif Ekologis, Pengetahuan Lingkungan, Attitude dan Niat Beli
DAFTAR PUSTAKA
Adil, A. (2015). Pengaruh pengetahuan tentang lingkungan, sikap pada lingkungan, dan norma subjektif terhadap niat pembelian green product. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 15. Adil, A. (2015). Pengaruh pengetahuan tentang lingkungan, sikap pada lingkungan, dan norma subjektif terhadap niat pembelian green product. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 15.
Astrini, N., Bakti, I. G. M. Y., Rakhmawati, T., Sumaedi, S., & Yarmen, M. (2021). A repurchase intention model of Indonesian herbal tea consumers: integrating perceived enjoyment and health belief. British Food Journal, 124(1), 140"“158.
Akbar, W., Saud H., Shahroz K., and Muhammad N. 2014. Antecedents Affecting Customer"™s Purchase Intentions towards Green Products. Journal of Sociological Research.Vol. 5.No. 1. pp. 273-289.
Budiman. (2021). ANALISIS PENGARUH SUBJECTIVE NORMS, PERCEIVED BEHAVIORAL CONTROL MELALUI ATTITUDE SEBAGAI INTERVENING TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA COFFEE SHOP DI BATAM. Proceeding Seminar Nasional & Call For Papers.
Barber, N. (2010). "Green" wine packaging: targeting environmental consumers. International Journal of Wine Business Research, 22(4), 423-444.
Cheah, I., & Phau, I. (2011). Sikap terhadap produk ramah lingkungan: The pengaruh ekoliterasi, pengaruh interpersonal dan orientasi nilai. Pemasaran Intelijen & Perencanaan, 29(5), 452-472.
Chen, L. 2013. A Study of Green Purchase Intention Comparing with Collectivistic (Chinese) and Individualistic (American) Consumers in Shanghai, China.Information Management and Business Review.Vol 5.No. 7. pp. 342-346.
Kim, S., & Seock, YK (2009). Dampak kesehatan dan kesadaran lingkungan terhadap sikap konsumen wanita muda terhadap dan pembelian produk kecantikan alami. Jurnal Internasional Studi Konsumen, 33(6), 627-638.
Kim, HY, & Chung, JE (2011). Niat membeli konsumen untuk perawatan pribadi organik produk. Jurnal Pemasaran Konsumen, 28(1), 40-47. Norbayah, S., Azizah, & Roslan. (2015). Innovativeness and Sustainability: Difference and Antecedent Relationship CONSTRUCTION MANAGEMENT View project Sustainable environmental management View project. November.
Kabel, D., Ahlstedt, S., Elg, M., & Sundin, E. (2020). Consumer purchase intention of remanufactured EEE products - A study on robotic lawn mowers in Sweden. Procedia CIRP, 90, 79"“84.
Liobikieny, G., & Bernatonieny, J. (2017). Mengapa tidak ada faktor penentu pembelian ramah lingkungan diperlakukan sama? Kasus kosmetik hijau: Tinjauan literatur. Jurnal Pembersih Produksi, 162, 109-120.
Lee, K. 2011. The Green Purchase Behavior of Hong Kong Young Consumers: The Role of Peer Influence, Local Environmental Involvement, and Concrete Environmental Knowledge. Journal of International Consumer Marketing.Vol. 23.No. 1. pp. 21-44.
Nagar, K. (2020). An Examination of Gym Supplement Choice: Using the Modified Theory of Planned Behaviour. Journal of Food Products Marketing, 26(7), 499"“ 520.
Prendergast, GP, Tsang, AS, & Chan, CN (2010). Pengaruh interaktif negara asal usul merek dan keterlibatan produk terhadap niat membeli. Jurnal Konsumen Pemasaran, 27(2), 180-188.
Priyono, H.B. (2016). Anthony Giddens: suatu pengantar. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Rustam, A., Wang, Y., & Zameer, H. (2020). Kesadaran lingkungan, keberlanjutan yang kuat paparan dan perilaku konsumsi ramah lingkungan. Jurnal Produksi Bersih, 268, 122016.
Santoso, Structural Equation Modelling: Konsep dan Aplikasi dengan AMOS, Elex Media Komputindo, Jakarta, 2007.
Santoso, Structural Equation Modelling (SEM) Konsep dan Aplikasi dengan AMOS 18, ElexMedia Komputindo, Jakarta, 2011.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Shah, N., Kalwar, M. S., & Soomro, B. A. (2020). Early COVID-19 outbreak, individuals' mask attitudes and purchase intentions: a cohesive care. Journal of Science and Technology Policy Management, 12(4), 571-586.
Siregar. (2015). Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Shimul, A. S., Cheah, I., & Khan, B. B. (2022). Investigating Female Shoppers"™ Attitude and Purchase Intention toward Green Cosmetics in South Africa. Journal of Global Marketing, 35(1), 37"“56.