PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA ASN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA BIRO ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Abstract
Kajian ini tujuannya menganalisa pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja ASN dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Biro Organisasi Sekda Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 38 ASN di Biro Organisasi tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert yang disebarkan secara daring memakai Google Form. Analisa data dilaksanakan memakai metode PLS dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian mencerminkan bahwasanya reward punya pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (p-value = 0,002; t-statisticnya = 3,103), sedangkan punishment tidak punya pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (p-value = 0,058; t-statisticnya = 1,896). Reward dan punishment juga punya pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN (reward: p-value = 0,012; t-statisticnya = 2,509; punishment: p-value = 0,043; t-statisticnya = 2,029). Kepuasan kerja terbukti punya pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN (p-value = 0,005; t-statisticnya = 2,849). Namun, pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja ASN melalui kepuasan kerja tidak signifikan. Kajian ini memberi implikasi bahwasanya organisasi perlu memprioritaskan pemberian reward guna menaikkan kepuasan kerja dan kinerja ASN.
Kata kunci: Reward, Punishment, Kepuasan Kerja, Kinerja ASN