Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa yang Tinggal di Pondok Pesantren dan Tinggal di Rumah pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Islam Hisada Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v3i2.100114Keywords:
Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Pesantren, Rumah, PerbandinganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat motivasi belajar serta hasil akademik antara siswa yang tinggal di lingkungan pesantren dan mereka yang tinggal di rumah dalam mata pelajaran Geografi di salah satu SMA Islam di Pontianak. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan komparatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI dan XII IPS, dengan jumlah sampel sebanyak 41 orang, terdiri atas 21 siswa yang tinggal di pesantren dan 20 siswa yang tinggal di rumah. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar serta dokumentasi nilai hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,116 untuk motivasi belajar dan 0,944 untuk hasil belajar, keduanya lebih besar dari 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan baik dalam motivasi belajar maupun hasil akademik antara kedua kelompok siswa. Meskipun terdapat perbedaan nilai rata-rata, namun perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik.
References
Dimyati & Mudjiono. (2013). Belajar & Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Fahmidah, E. Y. (2018). Perbandingan Motivasi dan Hasil Belajar Geografi Siswa MA Nurul Jadid Jombang yang Bertempat Tinggal di Pondok Pesantren dan di Luar Pondok Pesantren [Skripsi]. Diperoleh dari http://etheses.uin-malang.ac.id/11841/
Fitri, R., & Ondeng, S. (2022). Pesantren di indonesia: lembaga pembentukan karakter. Jurnal Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 42-54. Diunduh di https://journal.unismuh.ac.id/index.php/alurwatul
Kompri. (2017). Belajar; Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Yogyakarta: Media Akademi.
Latifah, L. S. (2021). Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa yang Tinggal di Pondok Pesantren dan Tinggal di Rumah pada Mata Pelajaran Biologi Kelas XI IPA di MA Unggulan Mamba’ul Huda Krasak Banyuwangi [Skripsi]. Diperoleh dari http://digilib.uinkhas.ac.id/11347/
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. (2021). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 21. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/161472/pp-no-12-tahun-2021
Pramudita, A. F. (2018). Perbedaan Motivasi Belajar PAI antara Siswa yang Tinggal di Pondok Pesantren dengan Siswa yang Tinggal di Luar Pondok Pesantren pada Siswa Kelas XI di MAN 4 Bantul [Skripsi]. Diperoleh dari http://digilib.uin-suka.ac.id/33189/
Sardiman. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Siregar, S. (2017). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif : Dilengkapi dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta: Bumi Aksara.
Zimmerman, B. J. (2014). A Social Cognitive View of Self-Regulated Academic Learning. Journal of Education Psychology. 81(3). 329-339. Diperoleh dari https://www.researchgate.net/publication/232534584
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.