DESKRIPSI PROGRAM TRANSMIGRASI KE DESA RASAU JAYA II
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v1i1.54872Keywords:
TransmigrasiAbstract
Transmigrasi sebagai model pembangunan komunitas masyarakat mempunyai tiga sasaran pokok. Pertama, meningkatkan kemampuan dan produktivitas masyarakat transmigrasi (transmigrasi dan masyarakat sekitar Permukiman transmigrasi). Kedua, membangun kemandirian (transmigran dan masyarakat sekitar permukiman transmigrasi), dan ketiga, mewujudkan integrasi di permukiman transmigrasi, sehingga ekonomi dan sosial budaya mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Desa Rasau Jaya 2 merupakan salah satu sasaran desa transmigrasi dan sekaligus menjadi lokasi penelitian dengan jumlah narasumber 3 orang dimana kami melakukan wawancara pada narasumber untuk mengumpulkan data "“ data yang dibutuhkan, dan 3 orang tersebut rata "“ rata dengan alasan utamanya mereka yaitu karena faktor ekonomi, memperbaiki perekonomian keluarga mereka. Metode yang digunakan yaitu , wawancara dan Observasi. Metode wawancara adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data "“ data yang ingin digunakan sebagai acuan kepastian yang ingin didapat, sedangkan metode observation digunakan untuk proses pemerolehan data informasi dari tangan pertama, dengan cara melakukan pengamatan yang dikumpulkan dari beberapa narasumber di Rasau jaya II ini. Hasil yang diperoleh setelah melakukan wawancara dan observasi, diketahui ketiga nasumber kami adalah transmigrant. Para narasumber tersebut melakukan Transmigrasi bersama keluarga mereka dari daerah Jawa. Narasumber tersebut melakukan transmigrasi karena faktor ekonomi, kemudian untuk memperbaiki perekonomian masing "“ masing keluarga dan karena adanya bantuan dari pemerintah berupa tanah dan lahan persawahan di Rasau Jaya II
References
Budiharsono, S. 2001. Teknik Analisis Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan. Pradnya
Paramita. Jakarta.
Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 2008. Profil Kondisi dan Potensi Kawasan
Transmigrasi Kabupaten Pontianak. Pontianak: PT Visiprana.
Direktorat Pengembangan Kawasan Ditjen Penataan Ruang Departemen Pemukiman dan
Prasarana Wilayah. 2002. “Pendekatan dan Program Pengembangan Wilayahâ€. Bulletin Kawasan Edisi 2. Direktorat Pengembangan Kawasan Khusus dan Tertinggal, Deputi Otonomi Daerah dan Pengembangan Regional BAPPENAS. Jakarta
Ditjen PSKT, 2003, Rencana jangka panjang dan menengah penyelenggaraan Transmigrasi,
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jakarta
Ditjen PSKT, 2003, Rencana jangka panjang dan menengah penyelenggaraan Transmigrasi,
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jakarta
Efendi, M Bakhrun. 2012. Tesis “Transmigrasi Dari Eks Karesidenan Kedu Ke Tahun 1969-
â€. Semarang: Universitas Diponegoro.
Rustiadi, 2011.Transmigrasi dan Pembangunan Wilayah.Jakarta:Gramedia.
Undang-undang Republik Indonesia nomor 15 tahun 1997 tentang ketranmigrasian
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1972 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Transmigrasi
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.