PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA LAHAN PERTANIAN DI DESA RASAU JAYA TIGA
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v1i2.70961Keywords:
Potensi Lahan, Sistem Informasi Geografis, PertanianAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan manfaat dari pemanfaatan sistem informasi geografis untuk menentukan distribusi potensi sumber daya lahan pertanian serta strategi pengembangan potensi sumber daya lahan pertanian di Desa Rasau Jaya Tiga. Lahan pertanian yang digunakan masyrakat di Desa Rasau Jaya Tiga dengan luas 357,34 Ha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Rasau Jaya Tiga Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis spasial, analisis SWOT dan analisis deskriptif. Penelitian ini adalah deskripsi distribusi keruanga lahan potensial untuk pertanian dan non- pertanian, serta pendekatan untuk pengembangan sumber daya lahan pertanian yang potensial.
References
Anasi, P. T., Tampubolon, B., Arini, A. C., & Anugrah, F. (2021). Analisis Potensi Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap. JPPG: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 6(2), 104–112.
Arsyad, S. (2013). Konservasi Tanah dan Air. Bogor: institut pertanian bogor.
Basuki, Murdaningsih, & Yulianto, Y. (2023). Budidaya Tanaman. Jakarta: Get Press Indonesia.
Bonawati, E. (2014). Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.
Chang, K.-T. (2019). Introduction to Geographic Information Systems. Boston: Mcgraw-hill, 1-10.
Gunardo. (2014). Geografi Trasportasi. Yogyakarta: Ombak.
Herdiansyah, H. (2013). Wawancara, observasi, dan focus groups: Sebagai instrumen penggalian data kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nur’aini, H. I. (2019). Mengenal Tanaman Hortikultura. Jakarta: Penerbit Duta.
Rangkuti, F. (2014). Analisis SWOT. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.
Soetriono, & Suwandari, A. (2016). pengantar Ilmu Pertanian. Malang: Intimedia.
Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sunarta, S. R. (2013). Sebaran dan Potensi Pengembangan Lahan Sawah Bukaan Baru. Jurnal Sumberdaya Lahan Vol. 4 No.1, 263-282.
Sutanto. (2013). Metode Penelitian Penginderaan Jauh. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Widiatmaka, W., Munibah, K., Sitorus, S. R., & Ambarwulan, W. (2015). Appraisal keberlanjutan multidimensi penggunaan lahan untuk sawah di karawang-jawa barat. Jurnal Kawistara, 2.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research Design and Methods (6th Ed). Sage Publishing, 23-30.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.