ANALISIS GEOGRAFI TERHADAP KEGIATAN PERTANIAN DI DESA MATANG SEGANTAR
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v1i2.71214Keywords:
Geografi Pertanian, Kegiatan Pertanian, Lahan PertanianAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi karena masifnya praktik alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan yang terjadi di Desa Matang Segantar. Padahal dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sambas, Desa Matang Segantar adalah salah satu desa yang termasuk ke dalam Kawasan Peruntukan Pertanian Tanaman Pangan. Hal ini tentunya dapat mengancam keberlangsungan kegiatan pertanian yang ada di Desa Matang Segantar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pertanian dari sudut pandang geografi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan pengisian lembar isian identifikasi kelompok tani dan petani. Luas lahan pertanian yang dipetakan adalah 405,17 ha yang dikelola oleh 15 kelompok tani dengan pola distribusi keruangan mengelompok (hamparan). Sedangkan kegiatan pertanian didominasi oleh usahatani tanaman pangan. Infrastruktur yang tersedia berupa jalan usaha tani, jaringan irigasi semi teknis, pintu air. Jadwal tanam dan panen berdasarkan indeks pertanaman (IP) terdiri dari IP 100%, dan IP 200% dengan produktivitas antara 2,00 sampai 3,75 ton/ha dalam setahun
References
Arianti, T. F., Adriani, D., & Aryani, D. (2022). Determinan Keputusan Petani Padi Sawah Tadah Hujan dalam Penerapan IP 200 di Kabupaten Muara Enim. Forum Agribisnis, 12(1), 76-87.
Aunia, H. (2022). Analisis Peran Kelompok Tani Bareng Kompak Dalam Penyediaan Sarana dan Prasarana (Studi Kasus Di Peresak Dusun Lokon Desa Sepit Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur). Jurnal SIKAP (Solusi Ilmiah Kebijakan dan Administrasi Publik), 7(1), 21-31.
Banowati, E., & Sriyanto. (2019). Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.
Berg, B. L., & Lune, H. (2017). Qualitative Research Methods for the Social Sciences, Global Edition. London: Pearson Education Limited.
Creswell, J. W. (2012). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. London: Pearson.
Dewi, R. W., Prasetyo, H., & Fibrianingtyas, A. (2023). Peran Penyuluh Terhadap Peningkatan Kelas Kemampuan Kelompok Tani (Kasus Di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri). Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(2), 493-504.
Fauziyah, & Imam, M. (2020). Perubahan Alih Fungsi Lahan. Yogyakarta: Deepublish.
Hasmi, I., & Widyantoro . (2017). Pengaruh Pemupukan NPK Majemuk Dan Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Gogo. Pusat Perpustakaan Dan Literasi Pertanian, 67–74.
Hastuty, S. (2017). Identifikasi Faktor Pendorong Alih Fungsi Lahan Pertanian. Jurnal Prosiding Seminar Nasional, 3(1), 253–257.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. . Thousand Oaks: SAGE Publications.
Safira, E., & Khuluqi, F. S. (2023). Analisis Tingkat Kemacetan Dan Faktor Penyebab Kemacetan Lalu Lintas Di Jalan Sultan Hamid Ii Kecamatan Pontianak Selatan. Georeference: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi, 1(1), 36–43.
Septiyarini, D., & Pranaka, R. N. (2019). Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Sambas. Seminar Nasional Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2019 Universitas Tanjungpura Pontianak, 7-13.
Soetriono, & Suwandari, A. (2016). Pengantar Ilmu Pertanian. Malang: Intimedia.
Subroto, Z. W., & Sapha, D. (2016). Pengaruh Infrastruktur Terhadap Sektor Pertanian Di Pulau Sumatera. Junral Ilmiah Mahasiswa (JIM), 1(2), 589–610.
Syahputra, N., Mawardati, & Suryadi . (2017). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Petani Memilih Pola Tanam Pada Tanaman Perkebunan Di Desa Paya Palas Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Jurnal AGRIFO, 2(1), 41–50.
Taylor, S. J., Bogdan , R., & DeVault , M. L. (2015). Introduction to Qualitative Research Methods: A Guidebook and Resource. Hoboken: Wiley.
Yunus, H. S. (2016). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.