KORELASI KETERAMPILAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS SMAN 1 SUNGAI KAKAP
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v1i2.72199Keywords:
Korelasi, Keterampilan Belajar, Hasil BelajarAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan korelasi antara keterampilan belajar dengan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran geografi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Kakap. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dalam bentuk penelitian studi hubungan (interrelation studies) dengan menggunakan cara penelitian studi korelasi (correlation studies). Penelitian ini adalah penelitian populasi dengan jumlah 122 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik studi dokumenter. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket (kuesioner) dan dokumen nilai ulangan harian peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan belajar peserta didik pada pembelajaran geografi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Kakap sebesar 70,64% termasuk kedalam kategori "Cukup Baik". Sedangkan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Kakap pada nilai rata-rata ulangan harian keseluruhan adalah 74,94%. Berdasarkan hasil perhitungan statistik, rumus korelasi moment produk digunakan untuk menentukan korelasi keterampilan belajar dan hasil belajar peserta didik didapat hasil 𑟠hitung = 0,367 dibanding 𑟠tabel 0,176 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan data tersebut diputuskan bahwa ada hubungan antara keterampilan belajar dengan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran geografi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Kakap.
References
Burhan Nurgiyantoro, D. (2017). Statistik Terapan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hamalik, Oemar. (2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Lily, Budiarjo. (2007). Keterampilan Belajar. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Prayitno. (2002). Seri Latihan Keterampilan Belajar. Jakarta: DIKT.
Purwanto, Ngalim. (2017). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2015). Statistik Nonparametris Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Sumarmi. (2012). Model-Model Pembelajaran Geografi. Yogyakarta: Aditya Media.
Thoifah, I'anatut. (2015). Statistika Pendidikan dan Metode Penelitian Kuantitatif. Malang: Madani.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.