THE INFLUENCE OF FARMERS' INCOME ON CHILDREN'S EDUCATION LEVELS TO CONTINUE TO HIGHER COLLEGE IN RASAU JAYA TIGA VILLAGE
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i1.75671Keywords:
Income, Farmer, Influence, EducationAbstract
Rasau Jaya Tiga Village is a village that develops and is built on peatland areas. These peatlands are used as the main source of livelihood for the population. This village community depends entirely on agriculture to meet all needs, including primary needs (clothing, shelter, food), secondary such as access and facilities for children's education, and others. In Rasau Jaya Tiga Village, farmer children can still be found who do not continue their education to the tertiary level, this is due to the low participation rate in education. Education is one of the main foundations that with its presence brings hope that it will improve the dignity, dignity, and quality of human resources. The existence of this study was carried out with the aim and purpose of identifying the effect between farmers' income on children's education level to continue to university in Rasau Jaya Tiga Village, Rasau Jaya District. This study utilizes survey methods with a focus on the study of relationships or correlations with quantitative approaches. The sample in this study involved 85 farmers and data was obtained through questionnaires which were then analyzed. The results of the study show that there is an influence between farmers' income on children's education level to continue to university in Rasau Jaya Tiga Village. The results of data analysis using simple linear regression analysis testing produce a regression equation Y = 48.365 + 0.327X and indicate a constant value of 48.365. Meanwhile, it was found that the regression coefficient was positive at 0.327, illustrating that for every 1% increase in farmer income (variable X), the child's education level (variable Y) will increase by 32.7%.
References
Ashraf, M., Qasim, M., & Gul, F. (2019). Impact of Education on Farmers Earning: A House Hold Survey Data Analysis. Educational Research, 10(1), 200–213.
Hadi, F., Buwono, S., & Christanto, L. M. H. (2023). Analisis Geografi Terhadap Kegiatan Pertanian Di Desa Matang Segantar. Georeference: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi, 1(2), 58-66. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference.
Irmansyah. (2018). Pengaruh kondisi sosial ekonomi terhadap pendidikan anak keluarga nelayan di desa teluk nibung kecamatan pulau banyak kabupaten aceh singkil.
Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Yogyakarta: Quadrant.
Misak, I., Sulistyarini, & Syahrudin, H. (2021). Hubungan Pendapatan Orang Tua Dengan Pembiayaan Pendidikan Anak Di Desa Nanga Sepauk Kabupaten Sintang. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 10(9), 1–8.
Nurhayati, S. (2017). Pengaruh Kondisi Ekonomi Terhadap Tingkat Pendidikan Anak Di Desa Sinar Tebudak Kecamatan Tujuh Belas. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Untan, 6(7), 193429.
Sari, D., & Wilujeng, W. W. (2021). Pengaruh Pendapatan Petani Karet (Havea Brasiliensis) Terhadap Pendidikan Anak Di Desa Tengguli Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(2), 31–37.
Siregar, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif: Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Kencana: PT Fajar Interpratama Mandiri.
Suwarjeni, V. W. (2014). SPSS Untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Tampubolon, B. (2020). Pemanfaatan Lahan Gambut Menjadi Lahan Potensial untuk Menjaga Ketahanan Pangan di Kalimantan Barat. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 4(2), 182–191. https://doi.org/10.29408/geodika.v4i2.2765
Uswa. (2017). Pengaruh Pendapatan Masyarakat Petani Padi Terhadap Tingkat Pendidikan Anak di Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng. Jurnal Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UINAM Makassar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.