LOCATION PATTERNS OF HOUSEHOLD TEMPE INDUSTRY IN RASAU JAYA DISTRICT, KUBU RAYA DISTRICT
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i1.76736Keywords:
Household Industry, Distribution Pattern, Soy Tempe, GeographyAbstract
A study on household soy tempeh industry in Rasau Jaya Subdistrict, Kubu Raya Regency aims to determine the distribution pattern of soy tempeh household industry locations. This research utilizes the Nearest Neighbor Analysis method and a quantitative descriptive approach with data collection through observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that the nearest neighbor analysis with a calculated t-value of 0.600 concludes that soy tempeh household industries tend to cluster in certain areas of Rasau Jaya Subdistrict. Factors such as settlement location and geographical aspects, especially the ease of access to raw materials and marketing, influence this distribution pattern. Industrial locations are chosen based on the ease of access to primary raw materials, namely soybeans, obtained from Rasau Raya Traditional Market and Flamboyan Market. Labor employed in this industry operates on a piece-rate system, where workers are compensated based on the completed tasks. The majority of soy tempeh product marketing targets local markets within the village, indicating a focus on the local market in the area. Only a small proportion expands beyond the village but remains within the same district. Thus, the household soy tempeh industry in Rasau Jaya Subdistrict is supported by a clustered distribution pattern influenced by geographical factors, accessibility to raw materials, and a marketing strategy focused on the local market.
References
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian : suatu pendekatan praktik / Suharsimi Arikunto | OPAC Perpustakaan Nasional RI. Jakarta: Rineka Cipta.
Baddeley, A., & Turner, R. (2005). spatstat: An R package for analyzing spatial point patterns. Journal of Statistical Software, 12. https://doi.org/10.18637/jss.v012.i06
Bintarto, R. (1977). Buku Penuntun Geografi Sosial. Yogyakarta: UP Spring.
Bintarto, & Suprastopo. (1987). Metode Analisis Geografi. Jakarta: LP3ES. LP3ES.
BPS. (2023). Kabupaten Kubu Raya Dalam Angka 2023. Kubu Raya: Badan Pusat Statik Kubu Raya.
Hadi, F., Buwono, S., & Christanto, L. M. H. (2023). Analisis Geografi Terhadap Kegiatan Pertanian di Desa Matang Segantar. Georeference: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pembelajaran Geografi, 1(2), 58–66.
Muta’ali, L. (2015). Teknik Analisis Regional Untuk Perencanaan Wilayah, Tata Ruang, dan Lingkungan. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).
Rosita, R. (2020). PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP UMKM DI INDONESIA. JURNAL LENTERA BISNIS. https://doi.org/10.34127/jrlab.v9i2.380
Sugiyono. (2018). Prof. Dr. Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Prof. Dr.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumaatmadja Nursid. (1981). Studi Geografi Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan. Bandung: Alumni.
Suwardana, H. (2018). Revolusi Industri 4. 0 Berbasis Revolusi Mental. JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik Dan Manajemen Industri, 1(2). https://doi.org/10.30737/jatiunik.v1i2.117
Yunus, H. S. (2010). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.