The Characteristic Of Geographical And Socio-Economic Conditions Of Farmers In Peatland Rasau Jaya Tiga Village
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i2.78402Keywords:
Geographical Condition, Socio-Economy Condition, Peatland, FarmersAbstract
This study aims to determine the characteristics of the geographical conditions and socio-economic conditions of farmers in the peatlands of Rasau Jaya Tiga Village. This research uses mixed-method research with a sequential explanatory design approach. Geographical condition data were processed using spatial pattern analysis which was tested for accuracy using area sampling techniques. Data collection on the socio-economic conditions of peatland farmers was followed by qualitative steps and procedures with three classifications of peatland farmers as participants. The results showed that the characteristics of the soil types in the village of Rasau Jaya Tiga were dominated by organosol soils, with rainfall of 2,001 "“ 2,500 mm/year, and the dominating of land cover was gardens/plantations. The accuracy test results on the land use map are 81.25%. The characteristics of the socio-economic conditions of peatland farmers are marked by adequate monthly income, decent living conditions, a good level of health where nutrition and nutrition aret, good access to health services, but poor individual health insurance, a high level of educational awareness, and understand the importance of knowledge. There are very few social relations (farmer groups) only found in rice farmers. Soil and climate conditions in the village of Rasau Jaya Tiga have a significant impact on the level of productivity of farming land. Farmers understand and can adapt to peatlands in the village of Rasau Jaya Tiga.
References
Alamsyah, Z. (2021). Diversification of farmer income in West Sumatra, Indonesia. Journal of Agribusiness in Developing and Emerging Economies, 11(2), 171-182.
Ali, Muhammad Mardam, and Ida Rosada. 2021. “Produksi Usahatani Padi Sawah (Studi Kasus Di Kelurahan Pancaitana , Kecamatan Salomekko.†Jurnal Ilmiah Agribisnis 4(2).
Arvianti, Eri Yusnita. Asnah &. Anung Prasety. 2016. “Tingkat Konsistensi Pemuda Tani Terhadap Transformasi Sektor Pertanian Di Kabupaten Ponorogo.†Agriekonomika 5:16–30.
Badan Pusat Statistik. 2019. “Kabupaten Kubu Raya Dalam Angka 2019.†BPS Kubu Raya.
Badan Pusat Statistik. 2020. “Kabupaten Kubu Raya Dalam Angka 2020.†BPS Kubu Raya (september 2016):1–6.
Badan Pusat Statistik. 2022. “Kabupaten Kubu Raya Dalam Angka 2022.†BPS Kubu Raya.
Hero Saharjo, Bambang, and dan Devia Annisa Effendi. 2023. “The Effect of Rainfall and Forest and Land Fires in East Tanjung Jabung Regency, Jambi Province.†Jurnal Silvikultur Tropika 14(02):126–31.
Khairisa, Noor Husna, Junun Sartohadi, and M. Anggr. Setiawan. 2021. “Analisis Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Lahan Gambut Di Kabupaten Barito Kuala.†JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi Dan Teknologi) 5(1):87. doi: 10.33772/jagat.v5i1.17857.
Khoiri, Abu. 2015. “Efektivitas Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Rumah Tangga Usaha Pertanian Non PBI Di Kabupaten Jember Tahun 2015.†Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat 11(2):104–13.
Manyamsari, Ira, and Mujiburrahmad. 2014. “Karakteristik Petani Dan Hubungannya Dengan Kompetensi Petani Lahan Sempit (Farmer Characteristics and Their Relationship to Competence in Small Farming).†Agrisep 15(2):58–74.
Masganti, Wahyunto, Ai Dariyah, Nurhayati, Dan Rachmiwati Yusuf. 2014. “Karakteristik Dan Potensi Pemanfaatan Lahan Gambut Terdegradasi Di Provinsi Riau.†Jurnal Sumberdaya Lahan 8(1):59–66.
Medhina, Fidhi Melia, Diah Trismi Harjanti, and Sri Buwono. 2023. “Jurnal Geografi Gea Biomass Percentage of Organic Soil Layers in The Rasau Jaya Tiga Village.†Jurnal Geografi GEA 23(2):144–58.
Pratama, Willy, and Slamet Budi Yuwono. 2016. “Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Karakteristik Hidrologi Di Das Bulok.†Jurnal Sylva Lestari 4(3):11. doi: 10.23960/jsl3411-20.
Retnowati, P. D., Sulistyarini., & Anasi, P. T. 2024. “The Influence Of Farmers Income On Children ’ S Education Levels To Continue To Higher College In Rasau Jaya Tiga Village Pengaruh Pendapatan Petani Terhadap Tingkat Pendidikan Jaya Tiga†Jurnal Georeference 2(1):11–21.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.