MODELING PROJECTIONS OF THE DEPENDENCY RATIO OF THE NON-PRODUCTIVE AGE POPULATION TO THE PRODUCTIVE AGE POPULATION IN EAST JAVA PROVINCE
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i2.78610Keywords:
demographics, population projection, dependency ratio, geographyAbstract
The understanding of demographic trends, particularly in terms of population dependency ratios, is crucial for formulating responsive and sustainable policy. This research employs a descriptive quantitative method using data from the number of inhabitants based on age in Jawa Timur from 2015 to 2022, projected to 2023 to 2030. The data analysis is performed using arithmetic and geometric methods. According to the arithmetic population projection method, the relative increase in population remains constant each year. On the other hand, the geometric method, which is the second method, assumes that population growth will increase geometrically using a compound interest formula. However, both population projection methods result in decreasing dependency ratios each year. Using the arithmetic method, the increase in the working-age population remains stable. In contrast, the geometric method indicates an increase in the working-age population each year, resulting in a higher annual growth rate. For non-productive age groups, both methods are classified as low growth rates, as the results are less than 1%. This projection provides a foundation for understanding demographic trends that are essential for policy planning and development in the future.References
Affandi, M. (2009). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penduduk Lanjut Usia Memilih Untuk Bekerja. Journal of Indonesian Applied Economics, 3(2), 2–2009. https://doi.org/10.21776/ub.jiae.2009.003.02.6
Badan Pusat Statistik. (2012). Analisis Statistik Sosial: Bonus Demografi dan Pertumbuhan Ekonomi. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2022). Bonus Demografi dan Harapan Kedepannya. Retrieved from BPS Provinsi Jambi website: https://jambi.bps.go.id/news/2022/08/17/261/bonus-demografi-dan-harapan-kedepannya.html
Badan Pusat Statistik Jatim. (n.d.). Provinsi Jawa Timur Dalam Angka. Surabaya: Badan Pusat Statistik.
Goma, E. I. (n.d.). Modul Pertumbuhan Penduduk. Retrieved from https://repository.unmul.ac.id/bitstream/handle/123456789/30737/Modul Pertumbuhan Penduduk %281%29.docx?sequence=1&isAllowed=y#:~:text=Laju pertumbuhan sedang%2C apabila angka,kurang dari 1%25 setiap tahunnya.
Handiyatmo, D., Sahara, I., & Rangkuti, H. (2010). Pedoman Penghitungan Proyeksi Penduduk dan Angkatan Kerja. In Badan Pusat Statistik. Jakarta.
Kurniawan, D. (2021). Naik 0,79 Persen, Jumlah Penduduk Jatim Saat Ini 40,67 Juta. Retrieved November 11, 2023, from Liputan 6 website: https://www.liputan6.com/surabaya/read/4464930/naik-079-persen-jumlah-penduduk-jatim-saat-ini-4067-juta
Kurniawati, E., & Sugiyanto, C. (2021). Pengaruh Struktur Umur Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 21(1), 41–58. https://doi.org/10.21002/jepi.2021.04
Nasution, M. (2021). Hubungan Bonus Demografi , Indeks Pembangunan Manusia , Dan Indeks Pembangunan. Jurnal Budget, 6(1), 74–95.
Nurkholis, A. (2018). Evaluasi Kondisi Demografi Secara Temporal di Provinsi Bengkulu: Rasio Jenis Kelamin, Rasio Ketergantungan, Kepadatan Peduduk. Ideas, 1–15.
Panggabean, M. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dependency Ratio di Indonesia. Prosiding Seminar Akademik Tahunan Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 371–387. Retrieved from https://feb.untan.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Meiran.pdf
Rajaguguk, W. (2013). Dinamika Kependudukan dan Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(1), 1–14.
Rohana, R., Junaidi, J., & Prihanto, P. H. (2017). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Rasio Ketergantungan Terhadap Kemiskinan di Kabupaten Sarolangun. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan, 6(2), 69–79. https://doi.org/10.22437/jels.v6i2.11916
Siswanto, Hendri, A., & Indriani, W. (2022). Analisis Sistem Jaringan Pipa Distribusi SPAM di Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sipil, 1(1), 10–17. https://doi.org/10.56208/jtrs.v1.i1-hal10-17
Utami, R. B. (2020). Analisis Pengaruh Angka Beban Ketergantungan, Kepadatan Penduduk, Garis Kemiskinan Terhadap Indeks Gini Di Indonesia. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 212–223. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.806
Wahyudi, W. (2022). Analisis Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Saat Pandemi Covid-19 (Deskriptif Kuantitatif Di Sman 1 Babadan Ponorogo). KadikmA, 13(1), 68. https://doi.org/10.19184/kdma.v13i1.31327
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.