COMMUNITY PREPAREDNESS FOR FLOOD DISASTERS IN MELIAU SUB-DISTRICT SANGGAU DISTRICT
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i2.78703Keywords:
Preparedness, Knowledge, Community, DisastersAbstract
This research is entitled Community Preparedness for Flood Disasters in Meliau District, Sanggau Regency. The phenomenon of flooding often hits a watershed area that is unable to accommodate the rainwater that falls because the amount of rainwater exceeds the capacity of the river itself. Kuala Buayan Village which is one of the villages in Meliau District is the village most frequently affected by floods almost every year. This has disrupted community activities in Kuala Buayan Village. The purpose of this study is to determine community preparedness for flood disasters. This study uses qualitative methods with descriptive analysis. The data source for this research is the results of interviews with the village government, the Sanggau Regency Regional Disaster Mitigation Agency, and the Kuala Buayan Village Community as well as direct field observations. The results show that knowledge of community preparedness for floods is still lacking. This is based on the Emergency Response Plan, Disaster Warning System, and Mobilization of Community Resources which is still very lacking, considering that Kuala Buayan Village is a Flood-Prone Area. In addition, the community's knowledge about flood disaster preparedness is quite good, but there is still some knowledge and insight that the community needs to know about flood disaster preparedness.
References
Hermon, D. D. (2014). geografi bencana alam. padang: PT. Rajagrafindo persada.
Hidayati, D., Permana, H., Pribadi, K., Ismail, F., Meyers, K., Widayatun, . . . Argo, T. (2006). Kajian Kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana gempa bumi & tsunami. jakarta: UNESCO Office jakarta.
Kurniawan, L., Yunus, R., Amri, M. R., & Pramudiarta, N. (2011). Indeks Rawan Bencana Indonesia. Jakarta: Direktorat Pengurangan Risiko Bencana Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.
Mas'ula, N., Siartha , P., & Citra, P. A. (2019). kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di desa pancasari kecamatan sukasada kabupaten buleleng. jurnal pendidikan geografi undiksha, 103-112.
Sugiono. (2019). metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. yogyakarta: alfabeta.
Supartini, E., Kumalasari, N., Andry, D., Susilastuti, Fitrianasari, I., Tarigan, J., . . . Nugi, R. (2017). latihan kesiapsiagaan bencana. jakarta: direktorat kesiapsiagaan deputi bidang pencegahan dan kesiapsiagaan badan penanggulangan bencana.
Yusuf, A. M. (2014). metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. padang: prenadamedia group.
Pemerintah Indonesia. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Penangulangan Bencana. Lebar Negara RI Nomor 24 Tahun 2007. Jakarta: Sekretariat Negara.
Kantor Desa Kuala Buayan. (2021). Monografi Desa Kuala Buayan. Kuala Buayan : Perangkat Desa Kuala Buayan.
Kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Sanggau. (2021). Data Bencana Banjir. Sanggau: Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Sanggau
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.