Analysis of Midwife Service Accessibility at Health Centers in East Pontianak District through Spatial GIS Modeling
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i2.79075Keywords:
Geographic Information Systems (GIS), Spatial analysis, Midwifery service distributionAbstract
Technology innovation has become the key to providing and disseminating information in the current era of globalization. One such innovation is Geographic Information Systems (GIS), which enables the development, storage, management, and visualization of geographic location-related information. In the context of basic healthcare services, GIS is utilized to map the availability of midwifery services in community health centers (Puskesmas), focusing on East Pontianak District. This research employs geospatial analysis methods, utilizing statistical data and GIS techniques. The analysis reveals disparities in the distribution of midwifery services in East Pontianak District. Although some community health centers have nearly met service standards, there are still areas that require special attention in fulfilling midwifery services. The midwifery service accessibility map provides a clear visual representation of the distribution and availability of midwifery services in the area. Color-coding on the map indicates the level of service availability, with areas in light pink nearing the standard, dark red requiring special attention, and yellow zones indicating unmet needs. Recommendations to enhance midwifery workforce needs evaluation by considering workload and population ratios are expected to aid in crafting more precise and effective healthcare policies to ensure optimal healthcare delivery for the community.
References
Alviana, K., Agnestia, Lumbantobing, L., & Irsyad, A. (2023). Analisis Buffer Dalam Sistem Informasi Geografis Untuk Pemilihan Jarak Terdekat Pom Bensin Dari Jangkauan Gedung Fakultas Teknik Universitas Mulawarman. Kreatif Teknologi Dan Sistem Informasi (Kretisi), 1(2), 40–45. Https://Doi.Org/10.30872/Kretisi.V1i2.356
Balman, I. F. (2015). Penerapan Standar Pelayanan Di Puskesmas Parit Mayor Kelurahan Parit Mayor Kecamatan Pontianak Timur. 4.
Bps. (2023). Kecamtan Pontianak Timur Dalam Angka.
Danoedoro, P. (2016). Analisis Spasial. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/ 311495427.
Fitriyah, E. N. (2018). Gambaran Situasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (Sdmk) Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015. 07.
Hermawan, A. (2019). Analisis Distribusi Tenaga Kesehatan (Dokter Perawat Dan Bidan) Di Indonesia Pada 2013 Dengan Menggunakan
Gini Index. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 22(3). Https://Doi.Org/10.22435/Hsr.V22i3.1304
Hidayanti, H. (2019). Pemerataan Tenaga Kesehatan Di Kabupaten Lamongan. Cakrawala, 12(2), 162–177. Https://Doi.Org/10.32781/Cakrawala.V12i2.272
Kristiana, Y. (2023). Geografi Pariwisata. Nem.
Laksono, A. D., Wulandari, R. D., Rohmah, N., Rukmini, & Tumaji. (2023). Regional Disparities In Hospital Utilisation In Indonesia: A Cross-Sectional Analysis Data From The 2018 Indonesian Basic Health Survey. Universitas Airlangga, 13.
Madullu, M. T., Thomas, D. S. K., Nyanza, E. C., Seni, J., Ngallaba, S.
E., Kiluvia, S., Asori, M., & Kangmennaang, J. (2023). Spatial Distribution Of Suspected And Confirmed Cholera Cases In Mwanza City, Northern Tanzania. Plos Global Public Health, 3(1), E0001261. Https://Doi.Org/10.1371/Journal.Pgph.0001261
Nasehudin, T. S. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif (Cet. 2). Jakarta Selatan : Pustaka Setia., 2015.
Pahira, S. H., & Rinaldy, R. (2023). Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia (Msdm) Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi. Comserva : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(03), 810–817. Https://Doi.Org/10.59141/Comserva.V3i03.882
Pradana, L. Y., & Assegaff, S. (2019). Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sekolah Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Rizqi, R., Sulistyarini, S., & Hari Christanto, L. M. (2023). Zonasi Daerah Rawan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kabupaten Mempawah. Georeference, 1(2), 67. Https://Doi.Org/10.26418/Gr.V1i2.70957
Sarie, D. (2017). Kualitas Pelayanan Pasien Di Puskesmas Banjar Serasan Kelurahan Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur. 6.
Sugianto, & Sulistioratih, E. Endah. (2022). Target Rasio Tenaga Kesehatan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Sugiyono, S. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Vu, D. M., Stoler, J., Rothman, A. L., & Chang, T. C. (2021). A Service Coverage Analysis Of Primary Congenital Glaucoma Care Across The United States. American Journal Of Ophthalmology, 224.
Yuniarti, R. A. (2014). Studi Tentang Pelayanan Pencari Kerja Di Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.