COMMUNITY-BASED POST-FLOOD DISASTER MITIGATION MANAGEMENT
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v2i2.81939Keywords:
Flood, Disaster, Mitigation, CommunityAbstract
This article aims to describe the form of post-flood disaster mitigation activities carried out by the government and the level of community participation in implementing post-flood disaster mitigation programs. This study uses a quantitative descriptive method with primary and secondary data collection techniques. The population in this study amounted to 150 families with a sample of 60 respondents selected using purposive sampling techniques. Data analysis uses a quantitative descriptive method by scoring the values obtained from each community and making a validity test. Valid data is analyzed using Pearson Product Moment then the data is processed with a Likert scale test measured by a continuous line. The results of the study indicate that the government carries out mitigation activities in the form of post-flood disaster rehabilitation and reconstruction, as well as involving the community in disaster mitigation socialization and training. The level of community participation in post-flood disaster mitigation is included in the high category. In conclusion, community-based flood disaster mitigation management is very much needed to increase disaster risk reduction in affected areas.
References
Anwas, dr. Oos,M. (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global, Bandung.
Arsyad, K. M. (2017) Modul Manajemen Penanggulangan Bencana Pelatihan Penanggulangan Bencana Banjir. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi. Bandung.
Babay, Safiyah, Siti, (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Mitigasi Bencana Banjir Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Jurnal Fraktal, Vol.6, No 2.
Chandra, D. P. (2021). Pengurangan Resiko Bencana Banjir Rob Di Kota Dumai (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Erita, & Mahendra, D. (2019). Manajemen gawat darurat dan bencana. Journal.Thamrin.Ac.Id, 1, 148.
Nurjanah, Sugiharto R, Kuswanda D, BP S, Adikoesoemo. Manajemen Bencana. Bandung: Alfabeta; 2013.
Perka BNPB Nomor 11 Tahun (2014) Tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2006. Tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta.Bandung.
Umar, Husein. (2014). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Raya Grafindo Persada.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007. Tentang Penanggulangan Bencana. Lembar negara RI Nomor 24 Tahun 2007
Wati, A. (2018). Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Kelurahan Babat (Studi Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamongan) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.