SETTLEMENT PATTERN ANALYSIS KAPUAS RIVERBANK URBAN VILLAGE DALAM BUGIS EAST PONTIANAK SUBDISTRICT
DOI:
https://doi.org/10.26418/gr.v3i1.94133Keywords:
, Pattern, Settlement, RiverbanksAbstract
This research examines settlement patterns along the Kapuas River, particularly in Kelurahan Dalam Bugis, East Pontianak, which is characterized by rapid but unplanned growth. The research objectives include: (1) describe the settlement pattern formed in the area, and (2) identify the factors that influence it. The method used was descriptive qualitative with primary data collection through observation and in-depth interviews, as well as secondary data from literature studies. The results of the analysis show two main patterns: a Linier pattern that follows the path and an organic pattern that develops naturally without a standard spatial layout. Shaping factors include the socio-economic characteristics of the community (port dependency and informal employment), natural conditions (flat topography but affected by waste accumulation), building characteristics (semi-permanent with wooden pile foundations), and infrastructure and accessibility constraints (narrow roads, minimal sanitation and clean water). These settlements also face the risk of flooding, poor sanitation and high density. Therefore, there is a need for integrated spatial planning, legalization of land rights, improvement of basic infrastructure and sustainable environmental management to create safer and more orderly settlements.References
Ani, Jilhansyah, Bode Lumanauw, and Jeffry L. A. Tampenawas. 2021. “Pengaruh Citra Merek, Promosi Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada E-Commerce Tokopedia Di Kota Manado.†Jurnal EMBA 663–74.
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak. 2024. Kecamatan Pontianak Tenggara Dalam Angka Tahun 2024. Pontianak.
Fenny Aprillia, Kusriantari, Titieandy Lie, and Chairul Saputra. 2020. “Karakteristik Desain Ruang Terbuka Hijau Pada Sempadan Sungai Perkotaan.†ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 235–44. doi: 10.30822/arteks.v5i2.394.
Marpaung, B. O. Y., and Baby P. B. Sembiring. 2020. “The Typology of Settlement in the Deli River Side Medan Labuhan Subdistrict.†IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi: 10.1088/1755-1315/452/1/012004.
Noeraga, Muhammad Arwanda Agam, Galing Yudana, and Paramita Rahayu. 2020. “Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Dan Penggunaan Lahan Terhadap Kualitas Air Bersih.†Desa-Kota 70–85.
Pamurti, Andarina Aji, Wahjoerini, and Dwi Prabowo. 2023. “Analisis Keberlanjutan Kawasan Permukiman Di Bantaran Sungai Kelurahan Sendangguwo Semarang.†Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton 736–47. doi: 10.35326/pencerah.v9i3.3450.
Pemerintah Republik Indonesia. 2011. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Permukiman.â€
Putri, M. K., N. Nuranisa, E. T. W. Mei, S. R. Giyarsih, S. Sukmaniar, and W. Saputra. 2021. “The Characteristics of Ethnics People at the Banks of Musi River in Palembang.†IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi: 10.1088/1755-1315/683/1/012121.
Putro, Jawas Dwijo, and M. Nurhamsyah. 2015. “Pola Permukiman Tepian Air, Studi Kasus: Desa Sepuk Laut, Pungur Besar Dan Tanjung Saleh Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.†Langkau Betang 65–76. doi: 10.26418/lantang.v2i1.13841.
Salsabila Salim, Andy, Munzir, and Zikrur Rahmat. 2022. “Peran Guru Pendidikan Jasmani Terhadap Pembelajaran Kepramukaan Di Sman 1 Baitussalam Aceh Besar.†Jurnal Ilmiah Mahasiswa.
Sasongko, Rifqy, Winny Astuti, and Galing Yudana. 2022. “Pola Spasial Permukiman Di Bantaran Sungai Premulung, Kota Surakarta.†Desa-Kota 152. doi: 10.20961/desa-kota.v4i2.59526.152-166.
Somantri, Lili. 2008. “Pemanfaatan Teknik Penginderaan Jauh Untuk Mengidentifikasi Kerentanan Dan Resiko Banjir.†Jurnal Gea 1–2.
Sugiyono. 2013. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung: ALFABETA, CV.
Suhaeni, Heni. 2011. “Kepadatan Penduduk Dan Hunian Berpengaruh Terhadap Kemampuan Adaptasi Penduduk Di Lingkungan Perumahan Padat.†Jurnal Permukiman 93–99. doi: 10.31815/jp.2011.6.85-91.
Trancik, Roger. 1988. Finding Lost Space: Theories of Urban Design. New York.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi menerima artikel dengan cakupan hasil penelitian dan kajian literatur (literature review) dalam bidang: 1) Pendidikan dan Pembelajaran Geografi; 2) Pengelolaan Lingkungan; 3) Kebencanaan; 4) Kependudukan; 5) Perencanaan dan Pengembangan Wilayah; dan 6) Penerapan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh.
- Naskah diketik dengan program Ms. Word, huruf Garamond, font size 12, menggunakan kertas A4 dengan batas atas 2,44 cm, kiri 2 cm, kanan 2 cm, dan bawah 2 cm.
- Naskah dikirim (submit) secara online melalui OJS GEOREFERENCE: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi di https://jurnal.untan.ac.id/index.php/georeference
- Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jarak antar baris 1 spasi. Tiap awal paragraf menjorok ke kanan sekitar 10 ketukan.
- Sistematika artikel hasil penelitian: Judul, Identitas Penulis (Nama, Afiliasi, dan Email), Abstrak disertai Kata Kunci, Pendahuluan, Metode Penelitian, Temuan dan Pembahasan, Simpulan, Rekomendasi, Ucapan Terima Kasih dan Reference.
- Judul Artikel tidak lebih dari 15 kata, diketik dengan huruf kapital di tengah-tengah (center), dengan ukuran huruf 14 pt, dan ditulis tebal (bold).
- Identitas penulis ditempatkan di bawah judul artikel, nama penulis ditulis tebal (bold) tanpa gelar akademik, disertai nama lembaga asal, dan dicantumkan juga email penulis.
- Abstrak dan kata kunci. Abstrak berisi: permasalahan, tujuan, metode, temuan dan simpulan. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Untuk abstrak berbahasa Inggris ditulis dengan format yang sama dengan bahasa Indonesia namun ditulis dengan cetak miring. Panjang masing-masing abstrak antara 150-200 kata dan kata kunci minimal 3 kata atau frasa, serta diketik dalam 1 spasi.
- Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan penelitian, dan kajian pustaka. Semua bagian pada pendahuluan ini dipaparkan secara terintegrasi dan menggunakan aturan penomoran yang benar.
- Metode Penelitian berisi rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Temuan dan pembahasan berisi paparan temuan hasil penelitian disertai dengan pembahasan mengenai hasil penelitian tersebut. Semua bagian ini dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf.
- Simpulan berisi simpulan penelitian dalam menjawab pertanyaan penelitian dan dibuat dalam bentuk paragraf.
- Penggunaan format in note dalam kutipan; dengan aturan (Nama belakang, tahun terbit), misal: (Moleong, 2010)
- Daftar Pustaka memuat referensi yang dirujuk dalam artikel dan diurutkan berdasarkan alfabet. Pustaka yang digunakan berupa pustaka 10 tahun terakhir. Jenis pustaka yang digunakan minimal 80% bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Sumber rujukan yang disitasi minimal bejumlah 15 rujukan. Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan APA Style.
- Pengutipan, tabel, dan gambar mengikuti aturan APA Style.
- Menggunakan Reference Manager dalam mengelola referensi dan pengutipan seperti Mendeley, EndNote, dan lain-lain.
- Artikel ditulis mengikuti template penulisan artikel GEOREFERENCE
- Menghindari duplikasi, pabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
- Penulis melampirkan Surat Pernyataan Etika pada tahap ke-4 proses submit artikel.
- Segala sesuatu yang terkait dengan perizinan pengutipan atau yang lainnya yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis, termasuk konsekuensi hukum yang mungkin muncul karenya, adalah menjadi tanggung jawab penuh penulis.