PERBANDINGAN KINERJA SEL SURYA JENIS THIN-FILM DAN POLYCRYSTALLINE (Studi Kasus: Pontianak)
DOI:
https://doi.org/10.26418/j3eit.v7i2.33833Abstract
Berbagai kajian dan penelitian dilakukan untuk mengolah energi matahari salah satunya adalah dengan teknologi solar sel yaitu suatu alat yang menkonversikan energi matahari menjadi energi listrik. Indonesia Khususnya kota Pontianak adalah daerah yang sangat menjanjikan dalam pengaplikasikan solar sel hal ini dikarena dilalui garis khatulistiwa. Sekarang ini Para peneliti berusaha mencari cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan solar sel. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja kedua jenis panel surya mana yang lebih efisien terhadap Pengaruh variasi suhu, kelembapan udara dan intensitas radiasi matahari. Cara pengukuran yang dilakukan adalah pengambilan data terkait variasi radiasi matahari yang sedang terjadi pada kondisi intensitas cahaya yang sama, suhu dan kelembaban sama. Penelitian ini menggunakan resistor 4,7 ohm sebagai beban dan 2 buah panel sel surya dengan kapasitas daya yang sama yaitu 1 Wp dengan jenis yang berbeda yaitu jenis Polycrystalline dan Thin-Film. Dengan peralatan yang digunakan untuk pengukuran ini antara lain: Pyranometer atau Solar Meter, digunakan untuk mengukur intensitas radiasi matahari. Hygrometer digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban. Multimeter digunakan untuk mengukur arus dan tegangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi Panel Surya Jenis thin film terjadi pada irradiance 618 Watt/m2 Pukul 15:00 dengan efisiensi sebesar 5,781% sedangkan efisiensi tertinggi pada panel surya Polycrystalline Justru terjadi pada irradiance 1129 Watt/m2 Pukul 14:00 adalah 5,62%. Jadi, pada efisiensi tertinggi panel surya Thin Film Lebih unggul 0,161% dari Polycrystalline. Pada intensitas radiasi matahari 1129 W/m2 ke 1136 W/m2 daya yang dihasilkan kedua panel surya turun walaupun intensias radiasi mataharinya naik hal ini dikarenakan adanya kenaikan suhu. Pada Thin-Film terjadinya penurunan daya 0,0165 Watt akibat kenaikan suhu sebesar 0,3 ºC, sedangkan pada Panel surya jenis polycrystalline terjadinya penurunan daya 0,094 Watt akibat kenaikan suhu sebesar 0,3 ºC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright of the published articles will be transferred to the journal as the publisher of the manuscripts. Therefore, the author confirms that the copyright has been managed by the publisher.
- Publisher of J3EIT is Universitas Tanjungpura.
- The copyright follows Creative Commons Attribution"“ShareAlike License (CC BY SA): This license allows to Share "” copy and redistribute the material in any medium or format, Adapt "” remix, transform, and build upon the material, for any purpose, even commercially.
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology by Universitas Tanjungpura is licensed under CC BY-SA 4.0
