SISTEM PENGENDALIAN KELEMBABAN PADA BUDIDAYA TANAMAN SAWI

Authors

  • Rian Noviandy, Redi Ratiandi Yacoub, Elang Derdian Marindani.

DOI:

https://doi.org/10.26418/j3eit.v7i2.34814

Abstract

Penanaman sawi hijau terus dikembangkan karena adanya permintaan pasar yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengendalian suhu dan kelembaban pada tanah berbasis mikrokontroler Arduino Nano dan melakukan uji coba sistem penyiraman tanaman otomatis pada pengendalian tersebut. Komponen   untuk   pendeteksi   suhu   dan kelembaban   yang   digunakan   yaitu   sensor DHT22 dengan   keluaran   berupa sinyal digital serta memiliki 4 pin yang terdiri dari power supply, data signal, null,   dan ground. Sistem pengendali suhu dan kelembaban dapat mengendalikan nilai suhu dan kelembaban udara dalam media yaitu suhu pada kisaran 22 - 33oC. Kemudian untuk sensor tanah yang digunakan adalah sensor Soil Moisture yang dimana kelembaban tanah pada sensor yaitu 0-100%.Pada pengujian tanaman sawi ini menggunakan metode penanaman dengan menggunakan media tanah, pengujian dilakukan secara langsung dengan polibag. Penjadwalan penyiraman tanaman dilakukan sebanyak dua kali sehari yaitu pada pagi hari pada pukul 06.00 pagi dan sore hari pada pukul 16.30.

Pada pengujian set point nilai kelembaban tanah pada media penanaman sawi data yang digunakan adalah data sampling logger dari mikro SD untuk melihat kenaikkan nilai kelembaban pada saat kondisi mulai kering dan dimonitor melalui data SD Card untuk melihat hasil logger data. Data yang masuk ke dalam logger terdiri dari data hari, data waktu dan data tanggal yang diperoleh dari modul RTC. Berdasarkan hasil logger data didapat sampling data terhadap pegukuran nilai kelembaban tanah dengan kecepatan samplimg sekitar 1 detik, agar terlihat status dari nilai sensor dan status nyala pompa penyiraman. Dengan setting point nilai kelembaban tanah sekitar 60%. Terjadi pada pukul 06:00:00 AM sampai dengan 06:00:15 AM artinya penyiraman dilakukan dengan durasi sekitar 15 detik. Penyiraman sebaiknya memperhatikan sumber air yang digunakan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menambahkan pengendalian alat dengan jarak jauh, sehingga alat dapat dimonitor secara jarak jauh.

Downloads

Published

2019-08-20

Issue

Section

Articles