Analisa Penurunan Resistansi Pentanahan Menggunakan Arang Cangkang Sawit Dengan Elektroda Batang Dilokasi Jenis Tanah Liat dan Gambut

Authors

  • Reza Heriyansyah
  • Junaidi -
  • M. Iqbal Arsyad

DOI:

https://doi.org/10.26418/j3eit.v9i2.50959

Abstract

Dalam mengupayakan penurunan resistansi pentanahan sudah banyak dilakukan salah satu cara nya dengan melakukan treatment pada tanah dengan menambahkan arang cangkang kelapa sawit pada tanah dengan memanfaatkan kandungan yang terdapat diarang cangkang sawit tersebut untuk penurunan resistansi pentanahan. Dalam penelitian ini mengunakan metode pengukuran resistansi pentanahan 3 titik. Dengan menggunakan 5 lubang yang berdiameter 10 cm, 20 cm, 30 cm, 40 cm dan 50 cm. Penelitian ini dilakukan pada 2 jenis tanah gambut dan liat dengan pengukuran langsung sebagai upaya penurunan. Penelitian ini melihat karakteristik arang dengan cara memvariasikan penambahan nya. Nilai resistansi pentanhan awal pada jenis tanah gambut dan liat sebelum dilakukan treatment tanah yaitu 17,27 Ω dan 33,1 Ω. Setelah dilakukan penambahan arang   mendapatkan penurunan paling kecil 6,03 Ω dengan penurunan sebesar 65,08 % untuk tanah gambut sedangkan untuk tanah liat 8,96 Ω dengan presentase penurunan 72,93   Pada penelitian ini dilakukan pengukuran selama 17 hari, dari hasil pengukuran tersebut didapatkan nilai resistansi terendah pada tanah gambut adalah sebesar 4,32 Ω dengan presentase penurunan sebesar 74,98 %, sedangkang untuk tanah jenis liat mengalami penurunan presentase nya sebesar 80,85 % dengan nilai resistansi sebesar 6,34 Ω. Dengan ini membuktikan bahwa arang cangkang kelapa sawit dapat menurunkan resistansi pentanhan dan menjadi alternatif dalam mengatasi permasalahan sistem pentanahan khususnya yang diakibatkan oleh resistansi pentananhan yang tinggi. Agar penelitian ini lebih baik dapat mencoba dengan menambahkan zat adiktif.

Downloads

Published

2021-12-09

Issue

Section

Articles