Optimasi Sebaran BTS Menjadi BTS Bersama Menggunakan Simulasi Algoritma Differential Evolution

Authors

  • Rizaldi Aziz
  • Dedy Suryadi
  • F. Trias Pontia W
  • Fitri Imansyah
  • Jannus Marpaung

DOI:

https://doi.org/10.26418/j3eit.v10i1.52393

Abstract

Base Transceiver Station diperlukan untuk menjangkau suatu area permintaan pelayanan atau yang biasa disebut dengan cell. Hal ini membuat peningkatan jumlah BTS dan menara BTS dari tahun ke tahun menjadi sesuatu yang tak terhindarkan demi memenuhi tuntutan permintaan. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, dibutuhkan perencanaan jaringan dengan mengoptimalkan sebaran BTS pada menara BTS yang telah ada (existing) sehingga jumlah penggunaan menara dapat diminimalisir. Penelitian ini menggunakan algoritma Differential Evolution (DE) sebagai metode optimalisasi sebaran BTS dengan memaksimalkan luas coverage dari cell secara keseluruhan yang kemudian divisualisasikan dengan menggunakan software ATOLL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma differential evolution mampu mengoptimalisasikan sebaran BTS dengan cukup baik, mampu mengoptimalkan jumlah menara yang digunakan dari yang sebelumnya 85 menara menjadi 55 menara pada jaringan 3G dan 50 menara pada jaringan 4G dengan persentase coverage area gabungan pelayanan Kecamatan Pontianak Kota dan Kecamatan Pontianak Barat sebesar 92,96% pada jaringan 3G dan 97,81% pada jaringan 4G.

Downloads

Published

2022-02-07

Issue

Section

Articles