ANALISIS PEMETAAN DAERAH RAWAN PETIR MENGGUNAKAN METODE KRIGING DI WILAYAH KOTA PONTIANAK SEKITARNYA

Authors

  • Misael Septian Tanalepy
  • Danial -
  • Usman A Gani
  • Rudi Kurnianto
  • Managam Rajagukguk

DOI:

https://doi.org/10.26418/j3eit.v11i1.62414

Abstract

Kota Pontianak dan sekitarnya terletak di daerah equator menerima penyinaran matahari yang tinggi sehingga menyebabkan penguapan dan kelembabannya juga tinggi. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan awan-awan konvektif di Kota Pontianak sekitarnya berpotensi menimbulkan hujan lebat dan petir. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kerawanan, kerapatan dan peta sebaran kerapatan petir dari 8 kecamatan yang diteliti sehingga hasil penelitian ini bisa menjadi sebuah pertimbangan pembangunan, maupun tindak lanjut jika suatu daerah di identifikasikan sebagai daerah yang rawan sambaran petir. Berdasarkan hasil perhitungan 3 tahun data, Kecamatan Pontianak Barat memiliki rata-rata kerapatan sambaran petir (Ng) 10.03 sambaran/km2/tahun, Kecamatan Pontianak Utara 12.54 sambaran/km2/tahun, Kecamatan Pontianak Kota 14.57 sambaran/km2/tahun, Kecamatan Pontianak Selatan 7.70 sambaran/km2/tahun, Kecamatan Pontianak Tenggara 6.67 sambaran/km2/tahun, Kecamatan Pontianak Timur 10.36 sambaran/km2/tahun, Kecamatan Rasau Jaya pada Kabupaten Kubu Raya dengan nilai Ng 7.67 sambaran/km2/tahun dan Kecamatan Sungai Raya dengan nilai Ng 7.75 sambaran/km2/tahun. Nilai kerapatan sambaran petir tertinggi ada pada Kecamatan Pontianak Kota, sedangkan nilai kerapatan sambaran petir terendah ada pada Kecamatan Pontianak Tenggara.

Downloads

Published

2023-02-10

Issue

Section

Articles