MODEL ANTRIAN PADA STASIUN PENGISIAN DAN PENGANGKUTAN BULK ELPIJI (SPPBE) PT USAHA GAS ELPINDO PONTIANAK DENGAN NOTASI KENDALL-LEE

Authors

  • Yustina Titin, Helmi, Marisi Aritonang Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/bbimst.v4i03.13277

Abstract

Masalah antrian merupakan hal yang tidak bisa terlepas dari sistem pelayanan. Antrian terjadi karena banyaknya pelanggan yang membutuhkan jasa pelayanan pada waktu bersamaan. Terdapat dua ukuran dalam antrian yaitu antrian terbatas dan antrian tidak terbatas. Antrian dikatakan terbatas jika hanya sejumlah pelanggan yang bisa masuk ke dalam sistem antrian. Hal ini terjadi dikarenakan adanya   batasan kapasitas dan jumlah stok yang tersedia. Antrian tidak terbatas berarti tidak ada batasan jumlah pelanggan yang bisa masuk ke dalam sistem antrian. Pengisian ulang gas elpiji pada SPPBE PT Usaha Gas Elpindo Pontianak merupakan salah satu contoh antrian terbatas, jumlah truk yang bisa masuk ke dalam sistem antrian dibatasi, dikarenakan jumlah persediaan stok perhari yang tersedia terbatas. Penelitian ini menganalisis proses kedatangan truk, waktu pelayanan truk dan menentukan model antrian yang sesuai pada SPPBE PT Usaha Gas Elpindo Pontianak dengan notasi Kendall-Lee. Notasi Kendall-Lee dituliskan dalam format umum yaitu , dengan a adalah distribusi kedatangan, b adalah distribusi waktu pelayanan, c adalah jumlah fasilitas pelayanan, d adalah disiplin pelayanan, e adalah ukuran dalam antrian dan f adalah sumber kedatangan. Dengan uji Chi Kuadrat diperoleh proses kedatangan truk berdistribusi Poisson dan waktu pelayanan truk berdistribusi Eksponensial. Berdasarkan notasi Kendall-Lee, model antrian yang sesuai pada SPPBE PT Usaha Gas Elpindo Pontianak di tahap pertama (pengisian ulang) adalah model antrian dan pada tahap kedua (pengecekkan) adalah model antrian

Kata Kunci : Sistem Antrian, Model Antrian Khusus Poisson

Author Biography

Yustina Titin, Helmi, Marisi Aritonang, Universitas Tanjungpura

Jurusan Matematika FMIPA

Downloads

Published

2015-12-28

Issue

Section

Articles