ANALISIS CLUSTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE PARTISI PADA PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DI KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Musfiani Musfiani Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/bbimst.v8i4.36584

Abstract

Analisis cluster merupakan salah satu metode analisis multivariat yang bertujuan untuk mengelompokkan objek berdasarkan kemiripan dan ketidakmiripan karakteristiknya, sehingga objek yang terletak pada suatu cluster memiliki kesamaan yang tinggi antar anggota dalam satu cluster dan perbedaan yang tinggi antar cluster yang satu dengan yang lain. Metode partisi merupakan salah satu metode pengelompokan   non-hierarki yang pengelompokannya dibentuk untuk mengoptimalkan jarak objek dalam sebuah cluster. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan penggunaan alat kontrasepsi di Kalimantan Barat dengan menggunakan metode K-Means dan metode K-Medoids   serta menentukan metode terbaik dengan validasi Root Mean Square Standart Deviation (RMSSTD). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengguna   alat kontrasepsi di Kalimantan Barat tahun 2017 dengan 5 variabel penelitian yaitu MOW, kondom, implant, suntik, dan pil. Hasil uji   validasi Root Mean Square Standart Deviation (RMSSTD) diperoleh metode terbaik terdapat pada metode K-Medoids dengan jumlah cluster optimalnya lima cluster. Hasil pengelompokan metode K-Medoids dengan lima cluster optimal, untuk   jumlah anggota cluster pertama terdapat 3 kabupaten, cluster ke dua terdapat 4 kabupaten, cluster ke tiga terdapat 3 kabupaten, cluster ke empat terdapat 2 kabupaten dan cluster ke lima terdapat 2 kabupaten.

Kata Kunci: analisis cluster, partisi, RMSSTD, kontrasepsi

Downloads

Published

2019-10-10