OPTIMASI TRANSPORTASI TIDAK SEIMBANG MENGGUNAKAN METODE LOWEST SUPPLY LOWEST COST (LSLC) DAN STEPPING STONE

Authors

  • Irpan Saputra Universitas Tanjungpura
  • Meliana Pasaribu Universitas Tanjungpura
  • Yudhi Yudhi Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/bbimst.v13i5.81853

Abstract

Masalah transportasi berhubungan dengan pendistribusian barang dari beberapa sumber ke beberapa tujuan. Masalah transportasi tidak seimbang adalah masalah transportasi saat jumlah persediaan tidak sebanding dengan banyaknya permintaan; dengan kata lain, jumlah persediaan yang tersedia lebih besar atau lebih kecil dari pada banyaknya permintaan. Masalah transportasi adalah cara pengalokasian Yang tepat agar produk tersebut dapat didistribusikan sehingga biaya yang dikeluarkan seminimal mungkin. Tujuan pada penelitian ini adalah menentukan Solusi optimal suatu masalah transportasi. Permasalahan beras RASKIN diformulasikan ke dalam model transportasi. Model tersebut selanjutnya dicari Solusi fisibel awalnya dengan menggunakan metode Lowest Supply Lowest Cost (LSLC). Setelah itu diuji keoptimalannya dan dilakukan revisi tabel menggunakan metode Stepping Stone. Berdasarkan hasil diperoleh bahwa Gudang Wajok Hulu mendistribusukan beras ke Mempawah dan Landak, dan Gudang Sungai Raya mendistribusikan beras ke Pontianak dan Kubu Raya. Dengan demikian biaya pendistribusian adalah Rp. 1.903.539.690.

 

Kata Kunci:  Solusi Fisibel Awal, Revisi Tabel, Solusi Optimal

Downloads

Published

2024-08-30