Pengaruh Pendidika, Tingkat Upah dan Pengangguran Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Kalimantan Barat

Authors

  • Nina Hapsari B1011141039 Universitas Tanjungpura Pontianak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendidikan, upah minimum kabupaten/kota, dan pengangguran terhadap jumlah penduduk miskin di kabupaten/kota provinsi kalimantan barat tahun 2011-2015. Penelitian ini tergolong penelitian eksplanatori (Explanatory research) yaitu penelitian penjelasan yang menunjukkan sebab akibat antara variabel-variabel penelitian. Penelitian ini   menggunakan   data   sekunder   dengan   periode   observasi 2011-2015. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat   maupun publikasi lainnya yang terkait. Analisis   yang   digunakan   adalah analisis   regresi   berganda data   panel   dengan   model   regresi   Fixed Effect Weight.   Data   diolah dengan menggunakan Eviews8.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin dengan koefisien -0,930929 dan nilai probabilitas sebesar 0,0000. Upah Minimum Kabupaten/kota berpengaruh   positif   dan   signifikan   terhadap   jumlah penduduk miskin dengan koefisien 0.067291 dan nilai probabilitas sebesar 0.0037. Tingkat pengangguran berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap jumlah penduduk miskin dengan koefisien 0,016683 dan nilai probabilitas sebesar 0,1620. Pendidikan, Upah minimum kabupaten/kota, dan tingkat pengangguran secara bersama-sama berpengaruh   secara signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai F statistik 370.0110 dan Prob (F-statistic) 0,00000.

 

 

Kata Kunci: Jumlah Penduduk Miskin, Pendidikan, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Tingkat Pengangguran

 

DAFTAR PUSTAKA

Adisasmita, H. Rahardjo. 2005. Dasar-dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta; Graha Ilmu.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat

--------Statistik Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015

--------Statistik Upam Minimum Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015

--------Statistik Angka Partisipasi Sekolah(APS) Kabupaten/Kota Provinsi Kalimatan Barat Tahun 2011-2015

-------Statistik Tingkat Pengangguran Terbuka(TPT) Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015

Cokorda Istri Dian Purna,a Yanthi, A.A.I.N. Marhaeni. Pengaruh Pendidikan, Tingkat Upah dan Pengangguran Terhadap Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Jurnal Piramida. Vol.XI. No.2:68-75

Desi kurniawati s, Andreas kumenaung, Debby Rotinsulu. (2014). Analisis pengaruh jumlah tenaga kerja, tingkat pendidikan, pengeluaran pemerintah pada pertumbuhan ekonomi dan dampaknya terhadap kemiskinan di Sulawesi utara tahun 2001-2010. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Vol 14 no 2.

Djojohadikusumo, Sumitro. 1994. Perkembangan Pemikiran Ekonom, Dasar Teori Ekonomi Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan. Jakarta:LP3ES

Feriyanto, Nur. 2014.   Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta; UPP STIM YKPN

Fitri amalia. 2012. Pengaruh Pendidikan, Pengangguran dan Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kawasa Timur Indonesia(KTI) Periode 2001-2010. Jurnal EconoSains, Vol. X. No 2.

J.Riberu.1993. Mengajar dengan sukses. Jakarta:PT Gramedia Widiasarana

 

Kuncoro, M. 1997. Ekonomi Pembangunan (Teori masalah dam Kebijakan. Cetakan ke III, UPP AMP YKKN, Yogyakarta

Kuncoro, M. 2000. Ekonomi Pembangunan dan oerencanaa, Teori masalah dan kebijakan, Yogyakarta: UPPAMP YKPN

Kuncoro, Sri. 2014. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran, dan Pendidikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Jawa Timur tahun 2009-2011. Naskah Publikasi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadyah Surakarta.

Lincolin Arsyad. 1992. Ekonomi Pembangunan. Edisi 2. Yogyakarta:Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.

Menurut peratura pemerintah RI NO 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan

Menurut peraturan UU No.13 Tahun 2013 tentang tenaga ketenagakerjaan.

Sirait, Novlin. 2013. Analisis Beberapa Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pengangguran Kebupaten/Kota Provinsi Bali. Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. E-Jurnal EP Unud, Vol. 2, No 2 : 108-118

Simanjuntak, P. J. (1998). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia Edisi Kedua. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Subri, M. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.

 Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, Edi. 2009. Kemiskinan & perlindungan social di Indonesia Menggagas Model Jaminan Sosial Universal Bidang Kesehatan. Bandung; Alfabeta

Sukirno, Sadono. 2002. Pengatar Teori Mikroekonomi. Edisi Ketiga.Jakarta;PT Raja Grafindo Persada.

 

Sukirno, Sadono. 2004. Makro Ekonomi. Edisi Ketiga.Jakarta:PT Raja Grafindo Persada

Sukirno, Sadono 2006. Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada

Sukirno, Sadono. 2009. Mikro Ekonomi: Teori Pengantar. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada

Sumarsono, Sonny.2003. Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Suryawati, Chriswardani. 2005.Memahami Kemiskinan Secara Multidimensional. JMPK. Vol.08/No.03/September/2005.

Tambunan, Tulus T.H. 2001. Perekonomian Insdonesia, Teori dan Temuan Empiris. Edisi Peratama. Jakarta:Salemba Empat.

Todaro, Michael P. Todaro. 1994. Pemabagunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi Kedua, Terjemahan Haris Munandar, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Todaro, Michael. P. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi Ketiga. Jakarta: Erlangga.

Todaro Michael P. & Stephen C. Smith, 2003,  Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga,  edisi kedelapan, Erlangga, Jakarta

Additional Files

Published

2018-09-18