NILAI TAMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN KACANG KEDELAI MENJADI TAHU (StudiKasusDi KelurahanSiantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa biaya produksi, mengetahui berapa nilai tambah, mengetahui tingkat efisiensi kegiatan usaha industri tahu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan kuantitatif. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah industri tahu di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara pada tahun 2018. Dengan penentuan sampel menggunakan metode purposive (dengan cara sengaja), jumlah sampel dalam penelitian ini di ambil sebanyak 4 industri tahu.Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis biaya produksi, analisis nilai tambah hayami, analisis efesiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Biaya produksi tertinggi berada pada industri tahu Mulyana yaitu sebesar Rp 132.945.195 sedangkan biaya produksi terendah berada pada industry tahu Asong yaitu sebesar Rp 58.418.733. 2) Setelah Terjadinya perhitungan nilai tambah kedelai menjadi tahu mengakibatkan penambahan nilai secara ekonomi nilai tambah tertinggi berada pada industri tahu Asang dengan hargakedelai Rp. 7.500/kg menjadi Rp. 12.070 /kg tahu. 3) Berdasarkan perhitungan benefit cost (B/C Ratio) dapat dilihat bahwa keempat industri tahu yang berada di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara pada penelitian ini layak dijalankan. Hal ini dikarenakan indikator nilai B/C lebih dari satu (>1) sehingga keempat Industri dinilai efisien dan menguntungkan untuk tetap di laksanakan.
Kata kunci : Industri Tahu, Purposive, Biaya Produksi, Nilai Tambah, Benefit Cost , Hayami
DAFTAR PUSTAKA
Adisarwanto, T. (2002).BudidayadeganPemupukan yang Efektif dan
PengoptimalanPeranBintilAkarKedelai.Jakarta :PenebarSwadaya.
Adnaniyun. (2013). analisisusahaindustritahu di kecamatansragenkabupatensragen.Universitas Muhammadiyah, Surakarta
Agustina, L. (2013). AnalisisEfesiensiObyekWisata Di KabupatenWonosobo.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Skripsi.
Anonim. 1983. Simposium nasional Agroindustri I, Jurusan Teknologi industri Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor
Austin, J.E. 1981. Agroindustrial Project Analysis. The Johns Hopkins University Prss. London
Buntolo.(2004), Analisis Usaha Pembuatan Tempe Kedelai Skala Rumah Tangga di Kabupaten Sukoharjo.
Eugene, A.Diulio, Salvatore, Dominick (2004), Schaum"™s Easy Outlines "Principles Of Economics", PT. Gelora Aksara Pratama.
Gitinger, J. P. (1986). Analisis Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. Jakarta : UI Press. Diaksesdarihttps://id.wikipedia.org/wiki/Produksi
Hayami, Y., T, Kawagoe, Y. Morooka & M. Siregar.(1987).Agricultural Marketing and Processing in Upland Java A Perspective from A Sunda Village. Bogor : CGPRT Centre. Diaksesdarihttp://xerma.blogspot.com/2014/01/pengertian-nilai-tambah-produk-pertanian.html
Hayami Y. 1987. Agricultural Marketing and Processing in Upland Java, a Perspective From Sunda Village. CGPRT Center: Bogor
Partadireja, Ace. 1985. Pengantar Ekonomi. BPFE-UGM, Yogyakarta.
Putong,& Iskandar. (2010). Economics Pengantar Mikro dan Makro. Jakarta:
Mitra wacana media.
Pratama. (2015). AnalisisnilaiTambahKedelai Pada ProdukIndustriRumah
TanggaPengolahanTahudiKecamatanNatarKabupaten Lampung Selatan. Sekolah Tinggi IlmuPertanian Dharma Wacana Metro, Lampung
Rahardi, F. 1999. Agribisnis Tanaman Buah
Soekartawi, Rusmadi, EffiD.(1993). Resiko daKetidakpastiandalamAgribisnis:
Teori dan aplikasi.,Jakarta: PT. Raja GrafindoPrasada.
Soekartawi. (1995). Analisis Usaha Tani. Jakarta : UI Press.
Soedarsono Hadisapoetro (1975). Pembangunan Pertanian. Yogyakarta: UGM. hlm. 3.
Sumiarti, Murti et, al. 1987. Dasar-dasar Ekonomi Perusahaan. Edisi II, Penerbit Liberty, Yogyakarta.
Sukirno, S. (2002).Pengantar Teori Mikro Ekonomi, Jakarta : PT Raja Grafindo
Persada.
Tinaprilla. (2015). AnalisisFinansialUsahataniKedelai Dan Nilai TambahTahu Di Kabupaten Lombok Tengah.SEPA, 12
Todaro, M. P.(1994). Pembangunan Ekonomi Dunia KetigaJilid2.Jakarta : Erlangga..
Tunggadewi. (2009). AnalisisProfitabilitas Serta Nilai Tambah Usaha Tahu Dan
Tempe (StudiKasus Di KecamatanTegalGundil Dan Cilendek Timur Kota Bogor). DepartemenAgribisnisFakultasEkonomi Dan ManajemenInstitutPertanian,Bogor