Dampak Masa Pendemi Covid-19 Pada Petani Jeruk Siam di Desa Tebas Sungai Kecamatan Tebas

Authors

  • Si Boy Universitas Tanjungpura
  • Panggabean Meiran Universitas Tanjungpura

Abstract

Pendemi covid-19 awalnya hanya berdampak pada kesehatan manusia, namun kemudian berdampak luas pada berbagai sektor perekonomian salah satunya pada sektor pertanian. Selain itu juga, pandemi covid-19 juga berdampak pada para petani terutama pada petani jeruk siam di daerah perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak masa pendemi covid-19 pada petani jeruk siam. Lokasi penelitian di Desa Tebas Sungai Kecamatan Tebas yang mayoritas masyarakatnya sebagai petani jeruk siam. Sampel dalam penelitian ini anggota keluarga yang yang bekerja sebagai petani jeruk siam dan memiliki lahan tanaman jeruk siam. Besar sampel 40 responden yang diambil secara acak. Metode penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis statistik deskriptif ini menunjukan bahwa Dampak masa pendemi covid-19 pada petani jeruk siam yaitu pada biaya produksi petani rata-rata sebesar Rp 8.487.601 saat sebelum pendemi covid-19 mengalami peningkan pada masa pendemi covid-19 menjadi Rp 8.560.651, sebelum pendemi covid-19 pendapatan kotor petani rata-rata sebesar Rp 31.492.350 dan pada masa pendemi covid-19 rata-rata pendapatan kotor patani mengalami penurunan mejadi Rp 28.774.850 dan rata-rata pendapatan bersih petani sebelum pendemi covid-19 sebesar Rp 23.004.749 dan pada masa pendemi covid-19 pendapatan bersih rata-rata petani mengalami penurunan menjadi Rp 20.214.199.

Author Biography

Si Boy, Universitas Tanjungpura

Prodi Ekonomi Pembangunan

Downloads

Published

2022-06-15

Issue

Section

Articles