Sistem Kendali Atap Dan Pengeringan Gabah Berbasis Internet Of Things

Authors

  • Irham Irham Universitas Tanjungpura
  • Syamsul Bahri Universitas Tanjungpura
  • Uray Ristian Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/coding.v11i2.59032

Abstract

Gabah adalah nama olahan padi yang telah dirontokan dari tangkai tanaman   padi. Setelah dirontokan, gabah yang sudah terkumpul kemudian dijemur di   lapangan terbuka supaya dapat memaksimalkan cahaya matahari. Faktor cuaca   menjadi salah satu penyebab permasalahan penjemuran gabah. Untuk mengatasi   permasalahan tersebut dibangunlah sebuah sistem kendali atap untuk penjemuran   gabah. Dengan menggunakan sistem kendali ini petani tidak perlu berjaga   selama penjemuran berlangsung dan melakukan pemantauan dari jarak jauh.   Penerapan konsep Internet of Things pada sistem sehingga komunikasi data yang   dilakukan perangkat keras dan perangkat lunak dilakukan melalui media internet. Pengujian   proses pengendalian dan pemantauan pada sistem kendali atap adalah kondisi   berdasarkan nilai suhu, nilai cahaya dan nilai hujan. Hasil pengujian dari sensor   suhu dan termometer memiliki nilai perbandingan sebesar 3,4% yang membuktikan bahwa suhu yang dideteksi sensor yang digunakan tidak jauh berbeda dengan suhu yang dideteksi oleh alat pengukur suhu, sensor LDR memiliki output digital dan mengindikasikan terang dengan nilai 0 dan gelap dengan nilai 1,   sensor hujan menggunakan interpretasi nilai 1 jika   sensor dalam kondisi basah dan nilai yang dideteksi oleh sensor kurang dari 950 dan akan bernilai 0 jika sensor dalam keadaan kering dengan nilai yang dideteksi sensor lebih dari 950.

Downloads

Published

2023-09-01