Perancangan UI/UX Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Menggunakan Metode Design Thinking (Studi Kasus MAN 1 Ketapang)
DOI:
https://doi.org/10.26418/coding.v13i2.90454Abstract
Penerimaan siswa baru menjadi proses rutin yang dilakukan MAN 1 Ketapang setiap tahunnya. Namun, proses penerimaan siswa baru pada MAN 1 Ketapang masih dilakukan secara manual dan dirasa belum efisien. Maka dari itu, sebuah sistem informasi penerimaan siswa baru dirasa dapat menjadi solusi bagi masalah tersebut. Hal tersebut memerlukan keterlibatan pengguna dalam proses perancangannya, karena dengan melibatkan pengguna didapatlah kebutuhan pengguna tersebut sehingga dapat meminimalkan risiko kegagalan dan meningkatkan penerimaan sistem informasi oleh pengguna. Tujuan akhir penelitian ini adalah memvisualisasikan user interface (UI) dan user experience (UX) sistem informasi penerimaan siswa baru MAN 1 Ketapang ke dalam bentuk prototype yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan tervalidasi ramah pengguna. Untuk merancangnya digunakanlah pendekatan Design Thinking dengan menggunakan lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Rancangan prototype tersebut kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui tingkat usability-nya menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Berdasarkan pengukuran menggunakan metode SUS, prototype UI/UX sistem informasi Penerimaan Siswa Baru MAN 1 Ketapang mendapatkan nilai rata-rata sebesar 73,35. Hasil tersebut menunjukkan bahwa acceptability ranges dari prototype tersebut masuk ke dalam kategori "acceptable" dengan grade scale C dan adjective ratings "good", sehingga dapat dilakukan pengembangan lebih lanjut. Kata kunci"” User Interface, User Experience, Penerimaan Siswa Baru, Design Thinking, System Usability ScaleDownloads
Published
2025-09-29
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.