Penentuan Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul Partisipatif untuk Keselamatan Masyarakat di Radius Zona Perencanaan Kedaruratan Nuklir Kalimantan Barat Berbasis Spasial
DOI:
https://doi.org/10.26418/jp.v9i1.63664Keywords:
PLTN, Metode Skoring dan Pembobotan, Jalur Evakuasi, TES, TEAAbstract
Rencana PLTN skala komersial dihadirkan sebagai salah satu solusi dalam menyediakan pasokan energi listrik. Berdasar perjanjian kerjasama antara Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (PKSEN) BATAN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tentang Kajian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, wilayah pesisir Kalimantan Barat telah dikaji potensinya sebagai calon tapak PLTN. Survei titik nol yang dilakukan atas permintaan BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat memperoleh lokasi calon tapak untuk prototipe PLTN di Pantai Gosong, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Setiap tahapan pelaksanaan pembangunan, pengoperasian dan dekomisioning PLTN harus berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sasaran utama dalam evaluasi tapak untuk PLTN adalah keselamatan nuklir untuk memproteksi publik dan lingkungan dari dampak pelepasan radioaktif pada kondisi operasi normal maupun kecelakaan mealui evaluasi resiko. Salah satu persyaratan adalah evaluasi risiko terhadap anggota masyarakat dan kelayakan penerapan program kesiapsiagaan nuklir dari tapak dan wilayah sekitarnya sehingga jaluar evakukasi perlu direncanakan. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan dengan verifikasi melalui Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk menentukan Tempat Evakuasi Sementara (TES) dan Tempat Evakuasi Akhir (TEA). Dari hasil perhitungan dan verifikasi didapatkan hasil 15 titik toponimi yang dapat dijadikan lokasi TES dan 2 titik toponimi yang dapat dijadikan lokasi TEA.References
. Ulum M. Chazienul. 2013. Governance Dan Capacity Building Dalam Manajemen Bencana Banjir Di Indonesia. Jurnal Penanggulangan Bencana. Vol. 4, No. 2, Tahun 2013. http://www.bnpb.go.id/uploads/migration/pubs/593.pdf Di akses pada tanggal 1 Maret 2016
. IAEA, Severe Accident Management Programmes for Nuclear Power Plants, Safety Guide,No. NS-G-2.15, (2009)
. Nuclear and Industrial Safety Agency (NISA), Modular Accident Analysis Program and Methods for Estimation of Leakages and Consequences of Releases using plants data, June 6 th, Tokyo, (2011)
. Yoshida, Z., Environmental Remediation in Fukushima, Workshop paper on Emergency Preparedness of Nuclear Installation-Preparedness Against Accidental Dispersion of Radioactive Material from Damaged Nuclear Installation, Serpong, Indonesia, (2013)
. IAEA-SG, Severe Accident Management Programmes for Nuclear Power Plants, IAEA- Safety Guide - NS-G-2.15, Vienna, (2009)
. Copolla, Damon P. (2011). Introduction to International Disaster Management. Elsevier Inc.
. Pande, M.U., Widodo, S, Setiyanto, The Assessment of Severe Accident Consequences for Verification of Core Damaged Based on Source term release on Fukushima Accident, IAEA consultan’t meeting on Harmonization and Integration Between SAMG and EOP, Daejeon,2011
. Maarif, Syamsul. (2012). Pikiran dan Gagasan Penanggulangan Bencana di Indonesia. Jakarta: BNPB.
. BNPB. (2011). Panduan Perencanaan Kontinjensi Menghadapi Bencana. Jakarta.
. BAPETEN. (2016). Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia: Laporan Tahunan 2016. Jakarta.
. Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir No. 4 Tahun 2018 tentang Ketentuan Keselamatan Evaluasi Tapak Instalasi Nuklir.
. Herdiansyah, Haris. 2015. Wawancara,Observasi, dan Focus Groups (Sebagai Instumen Penggalian Data Kualitatif). Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
. Sugiarto, DS, Sunaryanto, LT., & Oetomo, DS. 2003. Teknik Sampling. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
. Suharyanto, A., Pujiraharjo, A., Usman, F., Murakami, K., & Deguchi, C.. 2012. Predicting Tsunami Inundated Area and Evacuation Road Based On Local Condition Using GIS IOSR Journal of Environmental Science, Toxicology and Food Technology (IOSR-JESTFT) ISSN: 2319-2402, ISBN: 2319-2399. Volume 1, Issue 4
. Wibisono, Yusuf. 2009. Metode Statistik. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
. Amitayani, E., Suparman, & Nasrullah, M. (2011). Identifikasi Risiko, Analisis dan Mitigasi Pada Pembangunan PLTN Pertama di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Energi Nuklir IV. Pusat Pengembangan Energi Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional.
. Kubanyi, J., Lavin, R., Serbanescu, D., Toth, B., & Wilkening, H. (n.d.). Risk Informed Support of Decision Making in Nuclear Power Plant Emergency Zoning.
. Udiyani, P. M., & Kuntjoro, S. (2014). Penentuan Zona Kedaruratan Nuklir Luar Tapak (Off-Site) di Indonesia. Jurnal Teknologi Pengelolaan Limbah, 17(2).