Perancangan Plugin QGIS untuk Menyusun Indeks Bahaya Peta Bencana Tanah Longsor
DOI:
https://doi.org/10.26418/jp.v11i2.96303Keywords:
QGIS, Plugin, Tanah Longsor, Pemetaan Bencana, RADAbstract
Bencana tanah longsor merupakan salah satu ancaman signifikan di Indonesia yang berdampak besar terhadap aspek sosial, ekonomi, dan infrastruktur. Salah satu bentuk mitigasi yang penting adalah penyusunan peta indeks bahaya tanah longsor untuk mengidentifikasi wilayah berisiko. Namun, proses ini sering kali dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak berbayar seperti ArcGIS, yang membutuhkan waktu lama dan keterampilan teknis tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah plugin berbasis perangkat lunak sumber terbuka Quantum GIS (QGIS) guna menyederhanakan dan mempercepat proses penyusunan indeks bahaya tanah longsor. Pengembangan dilakukan dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD), menggunakan bahasa pemrograman Python, API QGIS, serta pustaka seperti Rasterio dan GDAL. Pengujian dilakukan dengan metode white box testing untuk memastikan akurasi proses dan konsistensi keluaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa plugin yang dikembangkan mampu menghasilkan peta indeks bahaya yang konsisten dengan metode konvensional, namun dengan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Penggunaan plugin ini mengurangi durasi analisis dari 410 detik menjadi 280 detik. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa plugin dapat menjadi solusi praktis dalam mendukung penyusunan indeks bahaya tanah longsor, khususnya di lingkungan kerja berbasis QGIS.References
European Commission, “Risk Assessment and Mapping Guidelines for Disaster Management,†2010.
F. Azizah, “Paradigma Masyarakat terhadap Bencana Alam,†Jurnal Mitigasi, vol. 7, no. 1, pp. 1–10, 2022.
Y. Yulianto, “Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat,†Jurnal Tanggap Bencana, vol. 5, no. 2, pp. 45–53, 2021.
A. Gunadi, “Pemanfaatan QGIS dalam Analisis Risiko Tanah Longsor,†Jurnal Geospasial Indonesia, vol. 3, no. 2, pp. 89–97, 2015.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), *Modul Teknis Penyusunan Kajian Risiko Bencana Tanah Longsor*, BNPB, 2019.
A. Frederika, “Penggunaan Peta Indeks Bahaya untuk Mitigasi Bencana,†Jurnal Geografi Mitigasi, vol. 5, no. 2, pp. 12–21, 2023.
M. Azhari, “Pengantar Sistem Informasi Geografis,†Jurnal Informatika, vol. 4, no. 1, pp. 22–31, 2022.
A. Gunandi, “Implementasi GIS dalam Manajemen Risiko Longsor,†Geospasial Indonesia, vol. 3, no. 1, pp. 15–22, 2015.
S. Viviyanti, “Penggunaan SIG dalam Mitigasi Bencana,†SIG & Lingkungan, vol. 2, pp. 9–17, 2019.
M. Alif, “Penggunaan DEM dan SIG dalam Kajian Bahaya Geospasial,†Jurnal Geomatik, vol. 3, no. 1, pp. 55–64, 2020.
S. Rahayu, “Subsistem dalam SIG,†Informatika Lingkungan, vol. 2, pp. 11–19, 2016.
D. Kurniati, “Fitur Analisis dalam QGIS,†GeoSIG Nasional, vol. 6, pp. 41–48, 2019.
M. Pereira, “Plugin Development for GIS Platforms,†Software Engineering Review, vol. 14, no. 2, pp. 65–70, 2022.
A. Setiaji et al., “Rapid Application Development: Framework & Implementation,†Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak, vol. 8, pp. 77–84, 2025.
S. Lala and M. Pranata, “RAD dalam Sistem Informasi,†Teknovasi, vol. 5, no. 1, pp. 33–40, 2024.
Y. A. Prasetya, “Analisis Penyebab Tanah Longsor di Lereng Terjal,†Jurnal Kebencanaan, vol. 3, pp. 35–41, 2018.
R. Azeriansyah, “Kerugian Akibat Longsor,†Bencana dan Infrastruktur, vol. 6, pp. 23–30, 2017.
B. Waladani, “Mitigasi Longsor di Daerah Rawan,†Jurnal Resiliensi Bencana, vol. 4, no. 2, pp. 55–62, 2022.
A. Susilo and T. A, Rachmawati, “Landslide hazard level in Pasuruan Regency.†ResearchGate, 2024.
N. Nidhra and J. Dondeti, “White Box Testing Techniques,†International Journal of Software Engineering, vol. 4, no. 1, pp. 14–22, 2012.
J. Neal and L. Hawker, “FABDEM v1.2: Forest and Buildings removed Copernicus DEM,†[Dataset], Univ. of Bristol, 2023. [Online]. Available: https://doi.org/10.5523/bris.s5hqmjcdj8yo2ibzi9b4ew3sn
Ezrahayu, P., & Julius, A. M. (2024). Penggunaan Aplikasi QGIS Processing Modeler dalam Menentukan Potensi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bogor. Jurnal GDK.
Setyawardhana, C. Y., & Purnomo, W. (2025). Perbandingan Model Machine Learning untuk Prediksi Bencana Tanah Longsor Secara Spasial di Kabupaten Malang. J-PTIIK UB.
Mina, E., Fathonah, W., & Kusumah, R. I. (2025). Landslide Potential Analysis using Geographic Information System and AHP (Case Study: Serang). Jurnal Teknik Sipil Untirta.