KEWAJIBAN PELAKU USAHA RUMAH MAKAN DI KOTA PONTIANAK UNTUK MENYEDIAKAN TEMPAT PENAMPPUNGAN LIMBAH BERDASARKAN PASAL 9 AYAT (2) PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 3 TAHUN 2004 TENTANG KETERTIBAN UMUM

Authors

  • GIAN PAMUNGKAS NIM. A1011131126 Faculty of Law Tanjungpura University

Abstract

BerdasarkanPasal1Ayat(2)Undang-UndangNomor32Tahun2009

Tentang Perlindungan danPengelolaanLingkunganHidup,Perlindungandan pengelolaan   lingkungan   hidup   adalah     upaya   sistematis   dan   terpadu   yang dilakukan untukmelestarikan fungsi lingkunganhidup dan mencegah terjadinya pencemaran   dan/ataukerusakan   lingkungan   hidup yang   meliputi   perencanaan, pemanfaatan,pengendalian,pemeliharaan,pengawasan,danpenegakanhukum. DiKota Pontianakhaltersebutdituangkandidalam Pasal9Ayat(2) Peraturan DaerahKotaPontianakNomor3Tahun2004Tentang KetertibanUmum,dimana setiaprumahmakandikota pontianakdiwajibkanmenyediakantempatuntuk penampungandanataupengelolaansampah, limbah padat,limbah cair(air buangan).

RumahMakanberdasarkanPeraturanDaerahKotaPontianakNomor3

Tahun2004Tentang KetertibanUmumadalahjasausahapanganyang bertempat disebagianatauseluruhbangunanyang permanen/semipermanendilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untukproses pembuatan, penyimpanan, penyajian danpenjualanmakanandan minumanbagi umum di tempat usahanya berdasarkanketentuanyangberlakutermasukdalamgolonganusaha restorandan rumah makan. Perbedaan antararestoran dan  rumah makan bisa dilihat dari jumlahkursinya,bilakurang dari20kursimakadikategorikansebagairumah makan, jikalebih makadikategorikan restoran.

Berdasarkanhasilpenelitianyang dilakukanolehpenulis,bahwamasih adapelakuusaharumahmakanyang belummeyediakanInstalasiPenampungan AirLimbah(IPAL)disebabkanketidakperdulianpelakuusaha rumahmakan terhadapdampaklingkungandankurang mengertinyabahayaakanpembuangan limbah rumah makanyangbelumdiolah kelingkungan sekitar.

Agarbisamengurangirumahmakan   yangtidakmenyediakantempat penampunganlimbah makaperluditingkatkanpengawasanterhadapparapelaku- pelakuusahayang masihbelummenyediakantempatpenampunganlimbahdan memberikan pengarahanbagipelaku-pelakuusahayang inginmembukatempat usaha rumah     untuk     mengkalkulasi     dan     memerhatikan     dampak   yang akan diberikankelingkungansekitarkarenalimbahyang akandihasilkanolehkegiatan usaharumah makan.

 

 

KataKunci:Limbah, Rumah Makan, PeraturanDaerah

References

DAFTARPUSTAKA

A. Buku

A. SonnyKeraf, 2005,EtikaLingkungan,Buku Kompas, Jakarta

Abdurrahman, 1979, Aneka Masalah Hukum dalam Pembangunan di

Indonesia, Alumni, Bandung

Ahmad Faisal, 2016, Hukum Lingkungan – Pengaturan Limbah dan

ParadigmaIndustri Hijau, PustakaYustisia, Yogyakarta

AtengSyfrudin,1991,TitikBeratOtonomiDaerahPadaDaerahTingkat

IIDan Perkembangannya, Mandar Maju

C. S. T. Kansil, 2008, Pemerintahan Daerah DiIndonesia, SianrGrafika,Jakarta

Daud Silalahi, 2001, Hukum Lingkungan Dalam Sistem Penegakan

HukumLingkunganIndonesia, Alumni, Bandung

Daud Silalahi,2003,PembangunanBerkelanjutan dalmRangka Pengelolaan(TermasukPerlindungan) SumberDayaAlamyangBerbasasi Pembangunan SosialdanEkonomi,Makalahpada Seminar PembangunanHukum Nasional VIII,BPHN, Denpasar

DavidFarrierandPaulStein(edited),2006,TheEnviromentalLawHand

Book, RedfernLegal CentrePublishing, New South Wales

Jakarta

E.Utrecht,1966,PengantardalamHukumIndonesia,BalaiBukuIchtiar,

GroHarlemBurtland,dkk,1998,HariDepanKitaBersama,Gramedia, Jakarta.

H.A.W.Widjaja,2013,PenyelengaraanOtonomiDaerahDIIndonesia, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta

Helmi, 2013, Hukum Perizinan Lingkungan Hidup, SinarGrafika, Jakarta

Lothar Gundling, 1980, Public Participation in Enviromental Decision

Making,IUCN, Gland, Switzerland.

LukmanHakim,2012,FilosofiKewenanganOrgandanLembagaDaerah, SetaraPress, Malang

M.HadinMuhjad,2015,HukumLingkunhgan–SebuahPengantaruntuk

KonteksIndonesia, GentaPublishing, Yogyakarta

M. Laica Marzuki, 2006, Berjalan-jalan di Ranah Hukum, Sekretariat

Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI, Jakarta

Jakarta

M.Nasreon,1951,Masalah-MasalahSekitarOtonomiDaerah,Wolters,

Martin Jimung, 2005, Politik Lokal dan Pemerintahan Daerah dalam perspektif otonomi daerah, Yayasan PustakaNusantara, Yogyakarta

MasAhmadSantosa,2001,GoodGovernancedanHukumLingkungan, ICEL, Jakarta

MasrudiMuchtar,2016,HukumKesehatanLingkungan(KajianTeoritis

Dan Perkembangan Pemikiran), PustakaBaru Press

MichaelAllaby,1979,DictionaryoftheEnvironment,TheMacMillan

PressLtd.,London.

Mochtar Kusumaatmadja, 1995, Hukum, Masyarakat, dan Pembinaan

Hukum Nasional,Bina Cipta, Bandung

Mochtar Kusumaatmadja, 2002, Konsep-Konsep Hukum dalam

Pembangunan, Alumni, Bandung.

MuhammadAkib,2015,PenegakanHukumLingkungandalamPerspektif

Holistik-Ekologis, GrahaIlmu, Yogyakarta

Munadjat Danusaputro, 1981, Hukum Lingkungan, Buku II: Nasional, Bina cIpta, Bandung

MunadjatDanusaputro,1985,HukumLingkungan,BukuI:Umum,Cet. Kedua,Bina cipta,Bandung

N.H.T.Siahaan,2004,HukumLingkungandanEkologiPembangunan

EdisiKedua, Erlangga, Jakarta

OttoSoemarwoto,1977,PermasalahanLingkunganHidup,dalamSeminar

Segi-segi Hukum PengelolaanLingkungan Hidup, Binacipta.

OttoSoemarwoto,1983,EkologiLingkunganHidupdanPembangunan, Penerbit Djambatan

OttoSoemarwoto,1992,IndonesiadalamKancahIsuLingkunganGlobal, GramediaPustakaUtama, Jakarta

OttoSoemarwoto,2001,AnalisisMengenaiDampakLingkungan,Gadjah

MadaUniversityPress

PaiminNapitupulu,2007,MenakarUrgensiOtonomiDaerah,PT.Alumni, Bandung

Ronny Hanitijo Soemitro,1999, Metodelogi Penelitian Hukum, GhalamaniaIndonesia, Jakarta

S.J.McNaughtondanLarryL.Wolf,1973,GeneralEcologySecond

Edition, Saunders CollegePublishing.

Jakarta

Sarundajang,1999,ArusBalikKekuasaanPusat KeDaerah,Sinarharapan,

Siti SundariRangkuti, 1996, Hukum Lingkungan dan Kebijaksanaan

LingkunganNasional, Universitas AirlanggaPress, Surabaya

Soehino, 1980, Perkembangan Pemerintah di Daerah,Liberty, Yogyakarta

SoerjonoSoekanto,1983,Faktor-FaktoryangMempengaruhiPenegakan

Hukum, Rajawali, Jakarta

Soetomo, 1993,Ilmu Negara, UsahaNasional, Surabaya

Sunaryati Hartono, 1972, Beberapa Masalah Transioanal dalam

Penanaman Modal Asing diIndonesia, Alumni, Bandung

SyamsudiBethan, 2008, Penerapan Prisnip-PrinsipHukum Pelestarian FungsiLingkungan Hidup dalam Aktivitas Industri Nasioanal: Sebuah Upaya PenyelamatanLingkungan Hidup danKehidupan AntarGenerasi,Alumni, Bandung

Th.G. Drupsteen,1978,NederlandsMilieurechtinKortBestek,W.E.J. Tjeenk Willink

W.Y.S.Poerwadarminta,1966,KamusUmumBahasaIndonesia,Balai

Pustaka, Jakarta

WCED, 1988,Hari DepanKitaBersama (Our CommonFuture), PT.Gramedia, Jakarta

YusnaniHasyimzoem,2014,PenguatanInstitusionalPemekaranDaerah, JusticePublisher, BandarLampung

YusnaniHasyimzoem,2016,BukuAjarHukumPemerintahanDaerah, Intelegensia Media, Malang

Zainuddin Ali, 2014, Metode Penelitian Hukum, SinarGrafika, Jakarta

B. PeraturanPerundang-undangan

Undang-Undang Nomor32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan

PengelolaanLingkunganHidup

Undang-UndangNomor23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah

Peraturan PemerintahNomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan

Kualitas Air dan Pencemaran Air

Peraturan daerah Kota Pontianak Nomor 3 Tahun 2004 Tentang

Ketertiban Umum

C. Jurnal

MuhammadAkib,Desember2012,WewenangKelembagaanPengelolaan

LingkunganHidupdiEraOtonomiDaerah,JurnalMediaHukumUMY,Vol.19

No. 2

Downloads

Published

2019-07-10