HUBUNGAN ANTARA KONDISI KOMORBID DAN MORTALITAS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK

Authors

  • Lida Febriana .

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah
kesehatan yang penting mengingat insidennya yang meningkat dan
tingkat mortalitas yang tinggi, termasuk di Indonesia. Gagal ginjal kronik
seringkali disertai dengan kondisi patologi lain yang prosesnya terjadi
bersamaan (kondisi komorbid). Kondisi komorbid diduga berperan dalam
mortalitas pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Tujuan: Mengetahui
hubungan antara kondisi komorbid dan mortalitas pasien gagal ginjal
kronik yang menjalani hemodialisis di RSU dr. Soedarso Pontianak.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan
kasus kontrol. Pengambilan data dengan melihat rekam medik pasien.
Total sampel sebanyak 106 sampel dengan metode consecutive
sampling. Analisis dilakukan secara bivariat dengan uji Chi Square dan
analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil
Penelitian: Hasil analisis menunjukkan kondisi komorbid yang
berhubungan signifikan dengan mortalitas pasien GGK yang menjalani
hemodialisis adalah usia (p=0,000), penyakit jantung koroner (p=0,000),
gagal jantung kongestif (p=0,000), stroke (p=0,001), sepsis (p=0,000),
tuberkulosis (p=0,003), dan pneumonia (p=0,027). Kesimpulan: Kondisi
komorbid yang berhubungan dengan mortalitas pasien GGK yang
menjalani hemodialisis adalah usia, penyakit jantung koroner, gagal
jantung kongestif, stroke, sepsis, tuberkulosis, dan pneumonia.

Kata kunci: Gagal ginjal kronik, kondisi komorbid, mortalitas.

Downloads

Published

2015-06-29