IMPLIFIED CLINICAL ELECTROCARDIOGRAM SCORE SEBAGAI FAKTOR PREDIKTOR MORTALITAS PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT DI INTENSIVE CARDIAC CARE UNIT (ICCU) RSUD DR. SOEDARSO

Authors

  • Michael Raja Pradana Sitorus .

Abstract

Latar Belakang. WHO pada tahun 2008 menyatakan tiga juta orang
meninggal akibat penyakit infark miokard di seluruh dunia. Pada tahun
2013 berdasarkan Riset Kesehatan Dasar didapatkan bahwa penyakit
infark miokard akut (IMA) merupakan penyakit terbanyak terdiagnosis dan
menjadi penyebab mortalitas tertinggi di ICCU RSUD dr. Soedarso. Salah
satu penyebab mortalitas adalah kurangnya kepekaan klinisi dalam
memprediksi dan mencegah komplikasi yang terjadi pada pasien IMA.
Tujuan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan
Simplified Clinical Electrocardiogram Score sebagai prediktor mortalitas
pasien IMA. Metodologi. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan
desain kasus kontrol. Penelitian dilakukan di ICCU RSUD dr. Soedarso.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 96 sampel, dibagi menjadi dua
kelompok yakni 51 sampel kelompok kontrol (skor ≤ 4) dan 45 sampel
kelompok kasus (Skor ≥ 5). Penelitian dilakukan dengan menghitung
kelainan rekaman elektrokardiogram pasien infark miokard akut di ICCU
RSUD dr. Soedarso menggunakan kriteria penilaian Simplified Clinical
Electrocardiogram Score. Hasil. Mortalitas yang terjadi pada kelompok
kasus 35 orang sedangkan pada kelompok kontrol 6 orang. Uji statistik
Chi-square menunjukkan Simplified Clinical Electrocardiogram Score
memiliki hubungan yang bermakna dengan mortalitas pada pasien infark
miokard akut yang dirawat di ICCU RSUD dr. Soedarso (p= 0.00), dengan
OR 26.25 IK 95% 25.15-27.35. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang
bermakna antara Simplified Clinical Electrocardiogram Score dengan
mortalitas pada pasien infark miokard akut yang dirawat di ICCU RSUD dr.
Soedarso.
Kata kunci: Simplified clinical electrocardiogram score, prediktor,
mortalitas

Downloads

Published

2015-06-29