EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN DENGAN METODE PEER EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SMAN 1 RASAU JAYA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)TAHUN 2014

Authors

  • Apriyan Yudha Putranto .

Abstract

Latar Belakang: DBD merupakan salah satu penyakit yang sering menimbulkan
Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan kematian yang besar. Salah satu upaya
Penanggulangan Daerah Bermasalah Kesehatan adalah dengan Promosi Kesehatan.
Peer education merupakan salah satu metode promosi kesehatan yang diharapkan
lebih bermanfaat karena alih pengetahuan dilakukan antar kelompok sebaya yang
mempunyai hubungan lebih akrab, bahasa yang digunakan sama, dapat dilakukan di
mana saja, kapan saja dengan cara penyampaian yang santai, sehingga sasaran
lebih nyaman berdiskusi tentang permasalahan yang dihadapi.
Tujuan: Mengetahui efektifitas promosi kesehatan dengan metode peer education
dibandingkan dengan metode ceramah terhadap pengetahuan Siswa SMA/Sederajat
tentang DBD.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan rancangan
non-equivalent control group design with pretest and postest yang dilakukan pada 81
orang siswa SMAN 1 Rasau Jaya sebagai kelompok uji dan 79 orang siswa MAN
Rasau Jaya sebagai kelompok kontrol. Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon dan
uji Mann-Whitney.
Hasil: Hasil uji Mann-Whitney dengan melihat perbandingan peningkatan
pengetahuan kelompok uji terhadap kelompok kontrol didapatkan nilai significancy
(sig) sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara
perbandingan peningkatan pengetahuan responden kedua kelompok penelitian.
Kesimpulan: Promosi kesehatan dengan metode peer education lebih efektif
dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang DBD dari pada metode ceramah.
Kata Kunci: DBD, promosi kesehatan, peer education, pengetahuan

Downloads

Published

2015-06-29