EFEK SALEP KOMBINASI EKSTRAK DAUN BANGUN-BANGUN (Coleus amboinicus L.) DAN EKSTRAK HERBA PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA EKSISI PADA TIKUS HIPERGLIKEMIA YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Abstract
Latar Belakang: tujuan penyembuhan ulkus diabetes adalah untukmempercepat proses penutupan luka dengan menstimulasi faktor-faktor
pertumbuhan. Kandungan senyawa aktif daun bangun-bangun (Coleus
amboinicus L.) dan herba pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) diketahui
memiliki aktivitas penyembuhan luka yang baik. Tujuan: mengetahui
efektivitas sediaan salep kombinasi ekstrak dibandingkan dengan salep
ekstrak tunggal dan salep komersil melalui pengamatan penyembuhan
luka. Metode: penelitian eksperimental Rancang Acak Lengkap (RAL)
dengan posttest only group design. Sebanyak 25 ekor tikus dibagi ke
dalam 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol positif (salep komersil Sanoskin
Melladerm Plus
®
), kontrol negatif (salep plasebo), dosis I (salep pegagan
1,5%), dosis II (salep bangun-bangun 5%), dan dosis III (salep kombinasi
pegagan 1,5% dan bangun-bangun 5%). Tikus diinduksi hiperglikemia
dengan aloksan monohidrat sebelum pemberian perlakuan. Pengamatan
luka dilakukan selama 7 hari dan dinyatakan dengan persentase
penyembuhan luka (%). Data dianalisis menggunakan uji One-way Anova
yang dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD. Hasil: Hasil analisa uji
efektivitas salep menunjukkan perbedaan bermakna rerata persentase
penyembuhan luka pada hari ke-7 antara kontrol negatif dengan kelompok
dosis I, II dan III (p<0,05). Rerata persentase penyembuhan luka pada
kelompok dosis I lebih tinggi dibanding kelompok dosis III (p=0,033).
Kesimpulan: salep pegagan 1,5% memberikan efek penyembuhan luka
yang lebih baik dibandingkan salep kombinasi pegagan 1,5% dan bangunbangun
5%
dan
kelompok
perlakuan
lainnya.
Kata
kunci: Centella asiatica (L.) Urban, Coleus amboinicus L.,
penyembuhan luka, salep kombinasi ekstrak, tikus hiperglikemia
Downloads
Published
2015-07-02
Issue
Section
Articles