Uji Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.)Terhadap Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa
Abstract
Latar Belakang: Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapatseseorang dalam waktu 72 jam sejak masuk rumah sakit, sering terkait
dengan pemasangan alat-alat medis yang invasif di Instalasi Perawatan
Intensif. Pseudomonas aeruginosa merupakan penyabab infeksi
nosokomial dengan persentase terbesar. Penelitian Mangga bacang
(Mangifera foetida L.)menunjukkan bahwa spesies ini mengandung
senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui aktivitas antibakteri infusa daun
mangga bacang (Mangifera foetida L.)terhadap pertumbuhan
Pseudomonas aeruginosa.. Metodologi: Skrining fitokimia menggunakan
metode uji tabung. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi
cakram Kirby-Bauer dengan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%,
3,125% dan 1,5625%. Daun Mangifera foetida L. diekstraksi dengan
metode infundasi menggunakan pelarut akuades steril. Kontrol positif
yang digunakan adalah seftazidime 30 µg/disk sedangkan kontrol negatif
yang digunakan akuades steril. Hasil: Metabolit sekunder yang
terkandung dalam infusa daun Mangifera foetida L. yaitu fenol, saponin,
alkaloid, flavonoid, tanin dan triterpenoid. Infusa daun Mangifera foetida L.
tidak membentuk zona hambat terhadap pertumbuhan Pseudomonas
aeuruginosa. Kesimpulan: Infusa daun mangga bacang (Mangifera
foetida L.) tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan
Pseudomonas aeruginosa.
Kata Kunci: Antibakteri, Infusa Daun Mangifera foetida L., Pseudomonas
aeruginosa
Downloads
Published
2015-07-08
Issue
Section
Articles