UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA DAUN KESUM (Polygonum minus Huds.) TERHADAP Salmonella typhi
Abstract
Latar Belakang: Salah satu penyakit yang timbul karena permasalahansanitasi adalah demam tifoid. Angka kematian akibat penyakit ini terus
meningkat disebabkan kegagalan penatalaksanaan terkait resistensi
bakteri penyebab dan efek samping obat. Kesum (Polygonum minus
Huds.) merupakan tanaman endemik Kalimantan Barat. Tanaman ini
digunakan masyarakat untuk mengobati gangguan pencernaan.
Gangguan pencernaan merupakan manifestasi klinis utama demam tifoid
selain demam yang berkepanjangan sehingga kesum berpotensi untuk
diteliti sebagai antibakteri terhadap Salmonella typhi. Tujuan: Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui apakah infusa daun kesum (Polygonum
minus Huds.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi.
Metodologi: Daun kesum diekstraksi secara infundasi. Infusa dilakukan
uji skrining fitokimia. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode
dilusi terhadap bakteri Salmonella typhi. Hasil: Hasil skrining fitokimia,
infusa daun kesum mengandung metabolit sekunder senyawa fenol,
flavonoid, terpenoid, dan tanin. Hasil uji aktivitas antibakteri didapatkan
konsentrasi hambat minimal (KHM)infusa daun kesum terhadap
Salmonella typhi adalah 3,125% dan konsentrasi bunuh minimal (KBM)adalah 50%. Kesimpulan: Infusa daun kesum (Polygonum minus Huds.)memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi.
Kata Kunci: Antibakteri, Infusa daun Kesum, Salmonella typhi
Downloads
Published
2015-08-10
Issue
Section
Articles